
GIANYAR, Kilasbali.com – Dalam Suasana Nataru, rupanya menjadi momentum para jejaring penyalahgunaan narkoba untuk beraksi. Selain banyaknya permintaan, kinerja aparatur yang berbasis anggaran tahunan juga dinilai ada kecendrungan kelonggaran.
Menyikapi kerentanan ini pula, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar bersama Satpol PP Gianyar berkolaborasi dengan BNNK Gianyar, Kodim 1616/Gianyar, dan Kesbangpol Gianyar menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Gianyar.
Kegiatan sidak ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama yang akrab disampa Gus Bem. Didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Gianyar I Putu Dian Yudanegara, Kepala BNNK Gianyar Sudirman, S.Ag., M.Si, serta Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P..
Adapun sasaran sidak meliputi empat tempat hiburan malam, yakni Bagoes Cafe, Kuda Laut, Cafe Happy, dan Amysta Bali Cafe. Selain pemeriksaan administrasi dan pengawasan operasional, petugas juga melaksanakan tes urine kepada karyawan dan pengunjung sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba.
Sebanyak 75 orang yang terdiri dari petugas kafe dan pengunjung menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan tersebut, terdapat dua orang yang terindikasi positif narkoba, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan oleh aparat terkait.
Saat dikonfirmasi, Minggu (28/12)n Sekda Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama, S.IP., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan sidak ini dilaksanakan secara humanis dan persuasif, tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung.
“Sidak ini bukan semata-mata penindakan, tetapi upaya preventif untuk memastikan perayaan Nataru di Gianyar berlangsung aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNNK Gianyar Sudirman, S.Ag., M.Si menyampaikan bahwa tes urine merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan hiburan malam yang bersih dari narkoba.
“Kami mengedepankan deteksi dini dan tindak lanjut yang tepat. Bagi yang terindikasi positif akan dilakukan asesmen lebih lanjut sesuai prosedur,” jelasnya.
Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P. menambahkan bahwa sinergi lintas sektor ini sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“TNI siap mendukung langkah pemerintah daerah dan aparat penegak hukum demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya menjelang momentum Nataru,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pelaku usaha hiburan malam dapat lebih bertanggung jawab dalam mengelola usahanya serta turut berperan aktif menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba, sehingga Kabupaten Gianyar tetap kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu informasi lainnya terungkap bahwa dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu kini sudah diamankan oleh jajaran Polres Gianyar. Mirisnya lagi dari dua tangan pelaku yang dipastikan berbeda jaringan ini sudah mengedarkan puluhan bahkan melebihi seratus paket sabu-sabu di wilayah Gianyar.
Salah satu pelaku diamankan karena dilaporkan oleh warga karena lingkungan kediamannya sering dijadikan lokasi transkasi tempel. (ina/kb)

















