BJB Komit Bangun Perekonomian Bali

DENPASAR, Kilasbali.com – BJB (Bank Jawa Barat) tetap berkomitmen memajukan para UKM di Bali dengan program kredit Mesrakan tanpa anggunan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen BJB dalam membangun perekonomian di Bali.
Direktur BJB Yudy Renaldi mengatakan, BJB yang berada di 14 provinsi, bahkan di Bali sendiri capaiannya pun sangat baik. Sehingga pihaknya memprioritaskan Program Mesrakan pertama di Bali kredit tanpa anggunan dimana nilai kredit dari Rp500 ribu hingga Rp5 juta, bahkan dalam kredit Mesrakan setiap warga yang bermukim disekitar tempat ibadah apasaja bisa menjadi prioritas Mesrakan.
“Kredit Mesrakan diharapkan bisa menjadi aksebilitas masyarakat terhadap permodalan,” ungkapnya
Tambahnya Renaldy, Program Mesrakan ini nantinya bisa memudahkan masyarakat mendapatkan pembiayaan mikro, sekaligus mengurangi tingkat pengangguran di Bali, serta memberikan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan keimanan yang berbasis rumah ibadah.
“Kita akan serahkan penerima bantuan 7 penerima rumah ibadah umat Hindu dan 5 penrima bantuan rumah ibadah muslim, sebagai bentuk kepedulian BJB akan keanekaragaman umat beragama di Bali,” paparnya.
Renaldy mengakui, penyaluran kredit Mesrakan hingga per 31 Desember 2021 mencapai Rp 25 milyar yang telah tersebar di 459 rumah ibadah dan 817 kelompok, hal tersebut merupakan suatu bentuk komitmen dalam menumbuhkan kredit Mesra sehingga kemudahan akses modal untuk masyarakat akan bermuara ke kesejahteraan guna mempercepat pemulihan ekonomi di Bali maupun nasional.
“Bali menjadi tonggak awal penyaluran kredit Mesra sebab Bali merupakan jendelanya Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan adanya program Mesrakan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Bali untuk bisa sejahtera ditengah masa pandemi.
“Program Mesra merupakan salah satu program dari Bank BJB untuk kesejahteraan masyarakat. Dimana kredit mesra ini menyasar masyarakat yang tinggal di sekitar rumah ibadah, seperti pura, masjid, greja, wihara dan klenteng,” jelasnya.
“Kredit mesra tanpa anggunan ini menyasar masyarakat untuk modal usaha, untuk meningkatkan usahanya. Dalam hal ini Bank bjb ingin memberikan manfaat untuk masyarakat dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyatakat,” pungkasnya. (m/kb)

















