Fasilitas Publik Mulai Dibuka, Satgas Tetap Disiagakan Pantau Penerapan Prokes

DENPASAR, Kilasbali.com – Seiring melandainya kasus penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar, fasilitas publik di Kota Denpasar mulai dibuka, salah satunya Lapangan Puputan Badung.
Walikota Denpasar IGN Jaya Negara pun menyambut baik pembukaan fasilitas publik seiring melandainya kasus penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar. Namun pembukaan fasilitas publik ini tetap mendapat pemantauan dari Pemerintah Kota Denpasar dengan mengerahkan Satgas Covid-19 Kota Denpasar terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi warga yang berolahraga di tempat umum.
“Kita bersyukur karena bisa melihat anak-anak bisa ke lapangan tapi tetap dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar kita suruh datang bergilir untuk menyiapkan masker,” jelasnya, Selasa (12/10/2021).
Sementara bagi warga kota yang berwisata ke Pantai Sanur, Walikota Denpasar menegaskan bahwa Pemkot Denpasar juga sudah berkoordinasi dengan Bendesa Adat setempat untuk memantau ketaatan warga dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga hal ini bisa mencegah terjadinya penularan Covid-19.
Sedangkan untuk menyambut dibukanya penerbangan internasional ke Bali pada 14 Oktober mendatang, Jaya Negara mengatakan Pemerintah Kota Denpasar telah siap menerima kedatangan wisatawan manca negara (wisman) dengan
penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability).
Menurutnya protokol CHSE saat ini sudah digalakkan pada akomodasi penginapan (hotel) dan kuliner (restoran) yang akan semakin memberikan keyakinan bagi wisatawan untuk berkunjung ke Bali, khususnya Kota Denpasar.
Ia juga menyebut daerah wisata Sanur sudah ditetapkan menjadi zona hijau (green zone) karena kebanyakan hotel di Kota Denpasar ada di wilayah Sanur.
“Sesuai indikator yang ditetapkan oleh pusat sebenarnya semua sudah kita kerjakan. Pada intinya semoga apa yang menjadi harapan kita semua dapat terwujud,” harap Walikota.
Jaya Negara menerangkan persiapan untuk protokol kesehatan bagi para wisman juga sudah mengacu pada standar CHSE terutama hotel-hotel untuk karantina.
“Masyarakat sudah sangat berharap pariwisata dibuka. Hotel di Denpasar sudah 70 persen yang bersertifikat CHSE,” tegasnya.(sgt/kb)

















