
DENPASAR, Kilasbali.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melaksanakan exit meeting bersama Wakil Penanggungjawab Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Bali, Ridwan Sani Matondang di Ruang Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar, Rabu (29/9/2021).
Tampak hadir Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, AA Gde Risnawan, Asisten Adeministrasi Umum, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Plt. Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Naning Djayaningsih serta OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.
Wakil Penanggungjawab Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Bali, Ridwan Sani Matondang memberikan apresiasi atas komitmen jajaran Pemkot Denpasar dalam mendukung proses pemeriksaan.
Ia mengatakan, pemeriksaan pendahuluan ini dilaksanakan sesuai dengan amanat undang-undang yang bertujuan untuk mendukung pehamanan hal pokok atau obyek, identifikasi masalah, penentuan area potensial, identifikasi masalah, penentuan area kunci, penentuan tujuan dan lingkup pemeriksaan terinci, penentuan kriteria pemeriksaan, komunikasi kriteria pemeriksaan dan penyusunan laporan pendahuluan.
“Berdasarkan hasil penilaian SPI (SPI COSO dan SPI level Proses Bisnis), dapat disimpulkan tingkat efektivitas SPI secara keseluruhan diperoleh hasil Cukup Efektif, namun masih ditemukan beberapa kelemahan untuk menjadi perhatian entitas,” jelasnya.
Wakil Walikota Denpasar, Agus Arya Wibawa mengatakan, pemeriksaan kinerja pendahuluan atas Pengelolaan Barang Milik Daerah Tahun Anggaran 2020 dan Semester I Tahun 2021 telah dilakukan oleh BPK Denpasar selama kurang lebih 35 hari.
Arya Wibawa menambahkan, komunikasi yang sudah terjalin dengan baik antara BPK dengan jajaran OPD di Kota Denpasar dapat terus ditingkatkan, agar data-data pendukung yang sudah disampaikan dapat disempurnakan dan dilengkapi kembali.
“Terhadap resume yang telah disampaikan tadi, kami pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terima kasih dan tentunya kami akan segera menindaklanjuti, dengan bimbingan serta arahan dari BPK RI Perwakilan Bali, agar pengelolaan barang milik daerah di kota denpasar menjadi lebih baik,” jelasnya.(kb/rls)

















