Kembangkan Ketahanan Pangan, TP PKK Denpasar Sinergi dengan Komunitas Subak Lungatad

DENPASAR, Kilasbali.com – Komunitas Lungatad Berseri bersinergi dengan TP PKK Kota Denpasar melaksanakan kegiatan pelestarian sumber daya air dan pengembangan keanekaragaman hayati, Jumat (21/5/2021) di areal Subak Lungatad.
Kegiatan ini dalam upaya mengembangkan dan melihat secara langsung potensi-potensi yang ada di Tukad Lungatad melalui Komunitas Peduli Sungai yang telah berjalan selama 1 tahun.
Ketua TP PKK Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara dan Wakil Ketua Ayu Kristi Arya Wibawa, memulai kegiatan dengan menyusuri jogging track di areal subak lungatad lalu menebar benih ikan lele dan nila di aliran irigasi subak lungatad serta di kolam yang dibuat oleh masyarakat, melalukan panen jamur, sayur-sayuran dan penyerahan bibit pohon.
Ketua TP PKK Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara mengungkapkan Komunitas Lungatad Berseri di dalam berkegiatan telah mampu melakukan kebersihan di sekitar bantaran sekaligus penebaran dan pemeliharaan berbagai jenis ikan, serta tanaman pangan.
“Kami termotivasi dengan semangat dan kreativitas kelompok warga masyarakat di Subak Lungatad dalam melakukan pemanfaatan ketahanan pangan hingga budidaya tanaman,” ujarnya.
Hal ini menurut Sagung Antari tidak terlepas dari sinergitas bersama, dari peran serta beberapa perusahaan melalui dana CSR hingga penggiat peduli lingkungan merangkul warga dan memotivasi bersama dalam ketahanan pangan dan penguatan ekonomi.
Di samping itu, Antari Jaya Negara mengatakan 10 program pokok PKK disinergikan dengan OPD sebagai upaya gerak cepat dalam membantu pemerintah supaya program PKK bisa tersentuh langsung dengan masyarakat di bawah.
Melalui sinergitas dengan OPD terkait dapat mengatasi permasalahan yang terjadi di masyarakat, seperti mengatasi stunting dan kurang gizi.
Sementara Ketua Komunitas Subak Lungatad, I Made Arta mengatakan adapun produk unggulan Lungatad yaitu wedang jahe merah.
Ia berharap Ketua TP PKK Kota Denpasar dapat membantu dalam pemasaran produk baik secara regional, nasional maupun internasional karena produk ini diminati oleh orang asing di masa pandemi.
“Harapan kami adalah dengan berkembangnya kegiatan Lungatad Berseri yang dapat menghasilkan sebuah produk juga nantinya untuk bisa mendukung bantaran lungatad ini menjadi ekowisata yang meliputi wisata petik senyum bunga dan sekaligus sebagai tempat jogging track berfungsi kembali”, jelasnya.
Khusus pada kegiatan pelestarian sumber daya air serta pengembangan keanekaragaman hayati di Subak Lungatad Berseri, diserahkan bantuan berupa pohon sala 20 buah, pohon palem 2 buah, bibit cabe 50 buah dan penebaran benih bibit ikan lele sebanyak 3.000 ekor lalu bibit ikan nila 10.000 ekor. (kb/rls)

















