
TABANAN, Kilasbali.com – Kecelakaan maut yang memakan korban jiwa terjadi di Jalan Umum jurusan Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di sebelah timur jembatan Koripan, Abiantuwung, Kediri, Tabanan, Minggu (15/11/2020) siang, sekitar pukul 14.30 WITA.
Kecelakaan tersebut, terjadi antara sepeda motor Honda Vario DK 4878 IY yang dikendarai Budi Handoko, 31, dengan sepeda motor Honda Verza A 3390 TH yang dikendarai Risang Haryo Raditya, 26.
Dari informasi yang dihimpun, sebelum terjadinya kecelakaan, Vario yang dikendarai Budi Handoko datang dari arah timur menuju arah barat berjalan di tepi jalan sebelah selatan as jalan.
Namun setiba di TKP, pada saat melintasi jalan turunan landai dari arah timur, tiba -tiba korban memotong jalur ke utara. Naas, pada saat yang bersamaan motor Verza yang dikendarai Risang Haryo Raditya juga datang dari arah timur. Karena jarak yang sangat dekat, kecelakaan pun tak bisa dihindari.
Akibat kecelakaan tersebut, Budi Handoko mengalami patah tangan sebelah kanan, patah kaki sebelah kanan, luka robek pada kepala bagian belakang, memar pada tulang rusuk sebelah kanan, dan tidak sadarkan diri. Sayangnya korban akhirnnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di BRSUD Tabanan.
Sementara Risang Haryo Raditya yang diketahui berprofesi sebagai dokter, mengalami rasa sakit pada lutut kaki sebelah kanan, dalam kondisi sadar, dan dirawat Di RS Wisma Prashanti.
Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu Nyoman Subagia membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya, kecelakaan lalu lintas ini adalah depan – samping kanan. “Akibat kecelakaan ini, satu orang meninggal dunia, dan kerugian material ditafsir Rp 1 juta,” ujarnya.
Menurutnya, kecelakaan ini diduga dipicu pengendara yang kurang hati – hati. “Diduga kurang waspada saat memotong jalur ke utara, sehingga ditabrak oleh sepeda motor Honda Verza yang datang dari timur,” pungkasnya. (jus/kb)

















