Selly Mantra : Dikemas Baik, Desain Kemasan Produk Lokal Mampu Menembus Pasar Digital

DENPASAR, Kilasbali.com – Pengemasan memegang peranan penting dalam keberhasilan suatu produk, sehingga memiliki daya saing untuk menembus pasar global.
Hal ini dikatakan Ketua Dekranasda Kota Denpasar, I.A. Selly Dharmawijaya Mantra saat membuka Webinar Inovasi Desain Kemasan Produk Lokal Menembus Pasar Digital, Jumat (23/10/2020) di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.
Lebih lanjut dikatakan, Kemasan merupakan pemicu karena kemasan langsung berhadapan dengan konsumen. Karena itu kemasan harus dapat mempengaruhi konsumen untuk memberikan respon positif, dalam hal ini membeli produk karena tujuan akhir dari pengemasan adalah untuk menciptakan penjualan.
Kemasan yang baik dan menarik tidak selalu identik dengan harga kemasan yang mahal. Dengan bahan pengemasan yang biasa-biasa saja asalkan dirancang sedemikian rupa baik bentuk maupun desain labelnya pastilah akan tercipta sebuah kemasan yang tidak kalah bersaing dengan kemasan-kemasan modern.
“Apa lagi di era digitalisasi seperti sekarang ini cara yang dapat diambil pemasar yaitu dengan memanfaatkan internet (IT) dalam proses produksi kemasan, dan mempromosikan produk melalui sosial media seperti FaceBook dan Instargram, itu sangat cepat di masa saat ini,” ungkapnya.
Sementara Kadisperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utarai menjelaskan, pihaknya terus mendorong para pelaku UKM melalui UPTD Layanan Desain Denpasar untuk memperbaiki dan mempercantik desain kemasan dari produk mereka, karena masih banyak produk dari UKM yang kurang memperhatikan kemasan, tentunya kemasan ramah lingkungan.
Untuk itu kali ini dilaksanakan Webinar Inovasi Desain Kemasan Produk Lokal Menembus Pasar Digital dengan menghadirkan dua pembicara yakni Ni Wayan Sri Sutari, S.P.,M.P. yang merupakan Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Udayana dan I Komang Angga Maha Putra, S.sos., M.Sn Dosen Desain Komunikasi Visual, Institut Desain dan Bisnis Bali.
“Webinar ini merupakan Kerjasama Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan Institut Desain dan Bisnis Bali serta Universitas Udayana. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan sudut pandang baru maupun model desain kemasan yang akan memicu munculnya ide-ide yang kreatif dari IKM dan pelaku usaha Kota Denpasar yang nantinya dapat menjadi trend tersendiri di masyarakat tanpa meninggalkan keunikan dan budaya lokal kita,” ungkapnya.(sgt/kb)

















