
GIANYAR, Kilasbali.com – Nasib naas dialami seorang buruh bernama Utep Hidayat (48) yang tewas tersengat listrik saat memasang atap kanopi, di sebuah proyek bangunan pemandian mobil, di Desa Batuan, Sukawati, Kamis (19/9/2019). Diduga korban tewas saat perjalanan menuju Puskesmas Sukawati.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban sedang mengerjakan bagian atap bangunan dibantu anaknya Agung (19).
Saat itu, korban sedang menaikkan baja ringan dan tiba-tiba ujung tiang tersedot ke kabel listris yang melintang diatasnya.
Hingga akhirnya, material yang sensitif dengan aliran listrik itu menyentuh kabel telanjang dan membuat korban terpental.
Melihat kodisi korban yang lemas, Agung lantas teriakk meminta tolong, hingga warg d isekitarnya berdatangan.
“Dibantu pekerja lainnya, ayah langung kami bawa ke Puskesmas. Tapi saat tiba di Puskesmas, bapak sudah dinyatakan meninggal,” sesal Agung.
Agung tidak menyana, jika ayahnya akhirnya meninggal, karena saat tersetrum. Padahal tak ada luka bakar di tubuhnya. Hanya terlihat titik terbakar di bagian tanggnya.
Terlebih lagi, saat dievakuasi, ayahnya sempat merintih kesakitan. Namun, pihak para madis di Puskesmas Sukawati, menduga, korban mengalami luka dalam akibat tersetrum.
“Mungkin saja, bagian yang tersetrum langsung mengalir ke titik saraf hingga menghentikan detak jantung,” kata salah soerang paramedis.
Sementara itu, Kapolsek Sukawati, Kompol Suryadi mengatakan, atas laporan musibah itu, anggotanya langsung ke lapangan dan memeriksa korban di Puskesmas.
Dikatakannya, musibah itu adalah murni kecelakaana kerja akibat kelalaian korban.
“Korban kesetrum saat akan menaikkan baja ringan. Korban diduga tewas akibat luka dalam. Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkasnya. (ina/kb)

















