
DENPASAR, Kilasbali.com – Rumor calon legeslatif (caleg) magandong di tubuh PDIP semakin santer terdengar. Kendatipun demikian, tidak semua wilayah terjadi seperti rumor magandongtersebut. Salah satunya seperti yang terjadi di Denpasar Timur, semua caleg bergerak dengan sistem gotong royong. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris PAC PDIP Denpasar Timur (Dentim), Wayan Jelantik di Denpasar, Senin (21/1/2019).
Jelantik menegaskan, untuk di wilayah Denpasar Timur tidak ada istilah calegmagandong. Setruktur partai untuk kaderisasi berjalan dengan baik, on the right track. “Setruktur partai sudah berjalan dengan baik hingga ke akar tingkat bawah. Karena sistem yang kami gunakan adalah gotong-royong,” ujar pria yang akrab disapa Jelantik asal Banjar Kebonkuri Lukluk, Kesiman, Denpasar Timur ini.
Lebih lanjut Jelantik yang juga ikut dalam kontestasi pileg untuk tingkat Kota Denpasar ini menambahkan, untuk wilayah Dentim sendiri, sesama caleg saling membantu, bahu membahu sesuai dengan intruksi pimpinan partai. “Jadi tidak ada caleg magandong. Semua bergerak saling mambantu,” jelasnya pria Dapil Dentim dengan nomor urut delapan ini.
Begitu juga saat ditanya terkait tandem (berpasangan, red) dengan caleg dari partai lain, pihaknya menegaskan tidak ada seperti itu. Pihaknya hanya berpasangan caleg yang ada dibawah partai berlambang banteng bermoncong putih ini. “Tidak ada itu, karena dijiwa saya sudah mengakar PDIP, bahkan itu sejak saya lulus dari sekolah SMA, sekitar tahun 1988, saya sudah ikut berjuang. Susah senang saya tetap di PDIP,” tandas calegnew comer ini. (jus/*KB).

















