
TABANAN, Kilasbali.com – Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan memberi pembinaan dan menertibkan dua wanita diduga pekerja seks komersial (PSK) yang nekat mangkal di depan gapura Terminal Pesiapan dalam razia yang digelar pada Kamis (5/11) malam.
Kegiatan penertiban tersebut dilakukan untuk menjaga kondusivitas area publik serta merespons aduan keresahan warga setempat.
Penertiban yang diterjunkan oleh tim Dalmas 4 Satpol PP Tabanan tersebut berlangsung sekitar pukul 22.00 Wita.
Saat diperiksa petugas di lokasi, kedua perempuan pendatang tersebut kedapatan tidak membawa dokumen kartu identitas, sehingga langsung diberikan edukasi dan diperintahkan meninggalkan area terminal.
Kasat Pol PP Tabanan, I Putu Hendra Manik Mastawa, mengonfirmasi bahwa razia dan penertiban itu dilaksanakan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Dalmas 4 langsung bergerak ke lokasi dan mendapati dua perempuan sedang berada di kawasan depan gapura terminal,” ujar Hendra pada Jumat (6/11).
Hendra menerangkan, penanganan saat ini difokuskan pada upaya persuasif dan pembinaan agar yang bersangkutan tidak kembali mengulangi perbuatannya.
Kendati demikian, pihaknya tidak segan mengambil tindakan tegas pemulangan paksa ke daerah asal apabila para pelaku kembali terjaring razia di wilayah hukum Tabanan.
“Kalau ditemukan lagi, kami akan pulangkan. Kami sudah sampaikan agar tidak mangkal lagi di Tabanan,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, pengawasan di seputaran Terminal Pesiapan sebenarnya intensif dilakukan lewat patroli berkala.
Kendati sempat bersih dari aktivitas prostitusi selama dua bulan terakhir, para pelaku diduga memanfaatkan kelengahan petugas dengan datang secara bergantian serta menyebar tinggal di sejumlah tempat kos di sekitar terminal.
Petugas bahkan sempat menyisir lima kamar kos di kawasan setempat untuk mempersempit ruang gerak.
Kegiatan pengawasan dan penertiban pekat ini dipastikan bakal terus berlanjut seiring komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan yang tengah merancang revitalisasi Terminal Pesiapan menjadi pusat aktivitas perdagangan, pasar burung, pasar motor, hingga kawasan kuliner 24 jam yang tertib dan nyaman bagi masyarakat.
“Karena itu, pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum akan terus dilakukan Satpol PP Tabanan,” tandasnya. (c/kb)

















