Kabel PLN Jatuh dan Tutup Jalur Denpasar-Singaraja di Baturiti

TABANAN, Kilasbali.com – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Baturiti mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif akibat jatuhnya kabel utama PLN yang menghalangi Jalur Denpasar-Singaraja di Banjar Pacung, Desa/Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Pengalihan arus di jalur antarkabupaten tersebut ditempuh untuk mengurai potensi penumpukan kendaraan dan kemacetan panjang akibat tiang listrik miring tergerus air hujan.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (1/11) sekitar pukul 19.30 Wita itu dipicu oleh cuaca buruk di wilayah Baturiti yang telah diguyur hujan deras sejak pukul 16.00 Wita.
Kapolsek Baturiti, Kompol Nyoman Darsana, membenarkan insiden gangguan arus lalu lintas di rute utama Denpasar-Singaraja tersebut.
“Sekitar pukul 19.30 Wita, tiang listrik di jalur Denpasar-Sinaraja di Banjar Pacung miring,”** ujar Kapolsek Baturiti, Kompol Nyoman Darsana, pada Senin (2/11).
Miringnya tiang penopang arus listrik tersebut disebabkan oleh bagian bawah fondasi tiang yang tergerus luapan air hujan lebat di lokasi kejadian. Kondisi tiang semakin tidak stabil seiring adanya terpaan angin. “Ditambah angin kencang,” terangnya.
Kondisi tiang yang miring mengakibatkan bentangan kabel utama PLN di bagian atas terlepas hingga jatuh melintang persis di tengah badan jalan raya, sehingga menutup total arus kendaraan dari kedua arah. “Kabel itu jatuh melintang di tengah jalan dan menghalangi arus lalu lintas,” ungkap Darsana.
Merespons bahaya tersebut, jajaran Polsek Baturiti berkoordinasi cepat dengan tim teknis PLN untuk menyingkirkan kabel dari badan jalan.
Petugas mengangkat kabel yang terlepas lalu menggantung dan mengikatnya sementara ke tiang listrik terdekat. “Agar kendaraan kecil bisa melintas sementara waktu,” jelasnya.
Penanganan dan pengerjaan kabel utama secara permanen dilanjutkan oleh tim PLN pada Senin (2/11) karena terkendala situasi cuaca yang masih dibayangi hujan deras pada malam kejadian.
Selama proses perbaikan darurat hingga permanen berlangsung, petugas kepolisian bersiaga mengarahkan para pengendara melintasi rute alternatif. “Untuk mencegah penumpukan kendaraan dan kemacetan yang lebih Panjang,” tandas Darsana. (c/kb)

















