
GIANYAR, Kilasbali.com – Seorang pekerja bangunan, I Made Tunas (62), ditemukan meninggal dunia di area merajan milik warga di Banjar Pejengaji, Desa Tegallalang, Gianyar, Rabu (9/9) sore.
Korban yang merupakan warga Banjar Benawah Kangin, Desa Petak, Kecamatan Gianyar, saat itu sedang memperbaiki bangunan Piasan di merajan tersebut.
Dari keterangan yang diterima, Kamis (10/9), hari itu, korban datang bekerja sekitar pukul 09.00 WITA. Sebelum mulai bekerja, korban sempat minum kopi bersama pemilik merajan, Dewa Putu Ngurah Sastrawan (66).
Korban kemudian melanjutkan pekerjaan dengan memindahkan bahan bangunan berupa paras dari halaman rumah menuju bagian tengah area merajan.
Sekitar pukul 12.15 WITA, pemilik merajan hendak menghampiri korban untuk memintanya beristirahat. Namun, korban ditemukan sudah tersungkur di pojok bangunan Piasan.
Setelah dipanggil beberapa kali tidak merespons, pemilik memeriksa kondisi korban dan mendapati korban sudah tidak bernapas. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Tegallalang, dan tim medis UPT Puskesmas Tegallalang 1 mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan pengamanan dan pemeriksaan di lokasi. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka terbuka pada tubuh korban.
Tim medis menemukan denyut nadi karotis sudah tidak teraba, ujung jari korban dingin dan pupil mata melebar. Terdapat luka kecil di bawah mata kanan yang diduga akibat benturan saat korban terjatuh.
Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, membenarkan kejadian tersebut. Dari keterangan keluarga, korban disebutkan memiliki riwayat penyakit jantung dan asma.
“Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban dititipkan di RS Ary Canti Mas Ubud sembari menunggu hari baik untuk proses selanjutnya ,” jelasnya singkat. (ina/kb)

















