Koster dan Sanjaya Rayakan Tumpek Uye di Pura Luhur Batukaru

TABANAN, Kilasbali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, dan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, merayakan Tumpek Uye dengan melakukan persembahyangan bersama di Pura Luhur Batukaru pada Sabtu (5/9).
Perayaan hari suci yang juga dikenal dengan sebutan Tumpek Kandang ini menjadi momen penting untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dalam menjaga keharmonisan alam.
Selain kedua pemimpin daerah tersebut, kegiatan keagamaan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, serta jajaran kepala perangkat daerah dari lingkungan Pemprov Bali maupun Pemkab Tabanan.
Rangkaian peringatan Rahina Tumpek Uye atau Tumpek Kandang yang jatuh pada Sabtu Saniscara Kliwon Wuku Uye ini diisi dengan kegiatan simbolis pelestarian lingkungan.
Sebelum persembahyangan utama dimulai, Koster dan Sanjaya terlebih dahulu memberi pakan ikan serta melepasliarkan berbagai jenis burung di kawasan pura.
Pelepasan satwa liar tersebut diantaranya burung kukur, crucuk, dan kitiran untuk mendukung keseimbangan ekosistem setempat.
Ritual persembahyangan kemudian dilanjutkan secara khidmat, dimulai dari Pura Beji hingga menuju utama mandala Pura Luhur Batukau.
Sanjaya menyampaikan, peringatan suci ini hendaknya tidak hanya berhenti sebagai rutinitas upacara keagamaan.
“Umat Hindu wajib mewujudkan esensi Tumpek Uye lewat tindakan riil sehari-hari demi menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan satwa,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Koster beserta jajaran Pemprov Bali yang telah bersinergi dengan Pemkab Tabanan.
“Sinergi lintas jajaran pemerintah ini kami harapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk melestarikan lingkungan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (c/kb)

















