Dinkes Tabanan Luncurkan Sistem SIBER untuk Ubah Laporan Tren Penyakit Bulanan Jadi Harian

TABANAN, Kilasbali.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan meluncurkan sistem kerja baru SIBER TABANAN untuk mengubah pola pelaporan perkembangan kesehatan dari bulanan menjadi harian.
Inovasi ini dirancang guna memantau perkembangan kesehatan warga secara cepat serta meningkatkan transparansi data publik di wilayah tersebut.
Sistem kerja baru ini merupakan akronim dari Sistem kerja Berkelanjutan, Terintegrasi, Aktual, Berorientasi Hasil, Terpadu dan Akuntabel.
Kebijakan ini mewajibkan seluruh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) termasuk Puskesmas untuk menyetor data hasil kegiatan setiap kali jam pelayanan selesai.
Sekretaris Dinkes Tabanan, dr. Wayan Arya Putra Manuaba, menegaskan inovasi ini bukan sekadar meluncurkan aplikasi digital baru.
Sistem tersebut bertujuan mengubah kultur kerja birokrasi agar menjadi lebih dinamis, sistematis, dan terkoordinasi.
Melalui pemutakhiran data secara harian, Dinkes Tabanan dapat mengidentifikasi masalah kesehatan di lapangan dan menentukan prioritas penanganan secara lebih cepat.
Data tersebut kini diposisikan sebagai instrumen vital dalam merumuskan kebijakan medis jangka panjang di Tabanan.
“Data dan informasi kinerja tidak lagi hanya dipandang sebagai bahan administrasi atau pelaporan, tetapi menjadi dasar dalam pengambilan keputusan,” ujar dr. Arya pada Kamis (3/9).
Penataan sistem kerja ini berfokus pada penyusunan acuan kerja yang terukur serta penguatan koordinasi antarbidang.
Dinas memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan kesehatan yang digulirkan dapat dipertanggungjawabkan efektivitas hasil riilnya di masyarakat.
“Setiap kegiatan juga diarahkan agar dilaksanakan sesuai ketentuan dan berorientasi pada hasil,” jelasnya.
Integrasi data ini juga memutus sekat fungsional antar-unit kerja di lingkungan Dinkes. Semua dokumen pelaporan yang sebelumnya terpisah kini disatukan dalam database tunggal yang dapat diakses publik kapan saja.
Masyarakat umum dan pemangku kebijakan kini dapat memantau langsung kinerja serta capaian program kesehatan daerah secara real-time. Seluruh perkembangan data tersebut disajikan dalam satu portal resmi yang mudah dipahami.
“Jadi hasil kegiatan ataupun program kami bisa diakses oleh masyarakat maupun pemangku kepentingan lewat menu SIBER TABANAN pada dashboard website Dinas Kesehatan,” papar Arya.
Tidak hanya membaca, publik juga diberikan kebebasan untuk mengunduh dokumen kinerja yang dibutuhkan.
Dinkes Tabanan turut membuka ruang interaksi dua arah guna menampung aspirasi ataupun pengaduan dari warga desa.
“Kami juga menyediakan kanal MAKAN atau MAsuKan, sAran, pertaNyaan sebagai ruang bagi masyarakat menyampaikan masukan, saran maupun pertanyaan,” pungkasnya. (c/kb)

















