Puncak Pujawali Pura Luhur Batu Panes

TABANAN, Kilasbali.com– Puncak upacara atau pujawali di Pura Luhur Batu Panes, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, dijadwalkan berlangsung pada Rabu (13/5).
Upacara sakral yang jatuh pada hari Buda Keliwon Gumbreg ini dipastikan menjadi pusat perhatian umat mengingat lokasinya yang berada tepat di tengah-tengah Pulau Bali.
Rangkaian puncak pujawali di pura yang memiliki hubungan sejarah dengan Pura Luhur Batukaru ini akan dikolaborasikan dengan upacara Pemelaspasan Pura Taman Beji Agung.
Penyatuan dua ritual besar tersebut dilakukan setelah proses perbaikan pada area taman beji dinyatakan rampung sepenuhnya.
Pura yang berjarak sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Tabanan ini terletak di Banjar Adat Belulang.
Seluruh prosesi puncak upacara akan dipuput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Rsi Siwa Putra Sanatana Daksa Manuaba dari Griya Agung Wana Indra Gni Manuaba, Banjar Utu Pesiapan.
Tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, pada Senin (11/5) menjelaskan bahwa persiapan ritual telah dimatangkan oleh krama desa adat.
Setelah puncak acara pada Rabu besok, rangkaian upacara akan dilanjutkan hingga prosesi nyineb pada Sabtu (16/5/2026) mendatang.
Arnawa berharap seluruh jalannya upacara dapat memberikan kerahayuan bagi masyarakat dan berjalan sesuai rencana.
Pihak panitia pun telah melakukan koordinasi untuk menyambut kedatangan pamedek yang akan melakukan persembahyangan di lokasi tersebut.
“Pujawali dirangkai dengan upacara Pemelaspasan Pura Taman Beji Agung setelah selesai dilaksanakan perbaikan, harapan kami seluruh rangkaian pujawali dan upacara pemelaspasan berjalan lacar rahayu,” pungkas Arnawa. (c/kb)

















