
MANGUPURA, Kilasbali.com – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, didampingi Ketua TP PKK Badung, Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri acara pengukuhan pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi.
Kegiatan ini merupakan langkah resmi jajaran Pengurus Badung Peduli dalam memperluas jangkauan gerakan sosial di wilayah Kecamatan Mengwi.
Acara ini berlangsung di Wisata Kuliner Payuk Jakan di Jalan Raya Munggu Kapal pada Minggu (10/5) dan dihadiri perwakilan Kecamatan Mengwi, para Lurah dan Perbekel, Ketua Badung Peduli I Nyoman Mardiana, jajaran pengurus, Forum Anak GenRe, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Adi Arnawa menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas konsistensi gerakan sosial yang telah berjalan.
Ia memuji sinergi antara Ketua TP. PKK, Dinas Sosial, dan Bunga Bali yang telah melakukan berbagai langkah positif bagi masyarakat.
Adi Arnawa menegaskan, pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama yang menyentuh seluruh lapisan warga.
“Kegiatan Badung Peduli agar terus menyentuh masyarakat dari segi mendapatkan pelayanan kesehatan. Jangan sampai masyarakat kurang mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegas Adi Arnawa.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung saat ini tengah fokus pada pembangunan infrastruktur serta penyediaan layanan kesehatan dan pendidikan gratis.
“Saya tegaskan kepada stakeholder termasuk perangkat desa agar mensosialisasikan program ini, jangan sampai masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak dapat pelayanan secara maksimal. Mari bersama-sama membantu maupun meringankan beban masyarakat kita,” terangnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Badung, Rasniathi Adi Arnawa, memberikan selamat kepada kepengurusan yang baru terbentuk.
Mengingat Mengwi adalah kecamatan terbesar dan terpadat, keberadaan pengurus ini dinilai sangat strategis.
Ia juga menjelaskan bahwa Badung Peduli merupakan payung besar yang menyatukan berbagai organisasi di bawah kepemimpinannya untuk bergerak dalam satu visi.
“Perlu saya tekankan, bahwa Gerakan Badung Peduli ini adalah wadah persatuan kita semua. Di sini, seluruh amanah yang saya emban mulai dari Ketua TP PKK, Ketua K3S, Ketua Tim Pembina Posyandu, Ketua YKI, Duta PSBS, Bunda PAUD, hingga Ketua Dekranasda semuanya masuk, bersatu, dan bergerak bersama di dalam Badung Peduli. Tidak ada yang terpisah, semuanya satu tujuan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kesatuan gerak ini, Badung Peduli diharapkan mampu menjangkau berbagai aspek mulai dari kesehatan gizi, bantuan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif desa.
“Melalui satu gerakan ini, kita mampu merangkul segala aspek, mulai dari pembinaan keluarga, pelayanan kesehatan dasar dan gizi masyarakat, bantuan kesejahteraan sosial, pendidikan anak usia dini, kebersihan dan kelestarian lingkungan, hingga pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM desa,” pungkasnya. (c/kb)

















