
TABANAN, Kilasbali.com – Seorang warga Kabupaten Jember bernama Saherudin (41) ditemukan tewas di parit pinggir jalan jurusan Tabanan-Subamia.
Saherudin diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalan yang ada di lingkungan Banjar Bale Agung, Desa Subamia, Kecamatan Tabanan, pada Rabu (16/10) malam.
Ia diperkirakan hilang kendali saat mengendarai motor berpelat DK 2545 AAP lantaran dalam kondisi mabuk.
Kepala Seksi atau Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, mengonfirmasi terjadinya kecelakaan tunggal itu.
“Proses lanjutnya ditangani Unit Laka Satlantas Polres Tabanan,” jelas Berata pada Kamis (16/10).
Dari hasil olah TKP atau tempat kejadian perkara, Saherudin diperkirakan datang dari arah utara.
Saat tiba di lokasi kejadian yang jalurnya menikung ke kanan, Saherudin diduga hilang kendali. Semestinya berbelok ke kanan mengikuti jalur, namun ia tetap berjalan lurus.
Akibatnya, ia dan motor yang dikendarainya saat itu jatuh ke parit di pinggir sawah yang ada di sisi timur jalan.
“Saat memasuki tikungan lantai ke kanan, pengendara motor hilang kendali dan terus berjalan lurus hingga jatuh ke parit sawah di sebelah timur jalan,” jelas Berata.
Dugaan mengenai Saherudin dalam keadaan mabuk itu didasari keterangan dua orang temannya yang juga menjadi saksi dalam kasus kecelakaan ini.
Dari keterangan mereka, sebelum kejadian, mereka dan korban sempat minum arak sebanyak tiga botol di gudang tempatnya bekerja.
Kemudian, sekitar pukul 21.00 Wita, korban pergi keluar seorang diri dengan mengendarai motornya tersebut tanpa menyebutkan tujuannya.
Mereka memperkirakan, korban hendak membeli makanan. Sejak itu, korban tidak ada muncul lagi.
Baru keesokan harinya yakni pada Kamis (16/10) sekitar pukul 08.00 Wita, mereka mendapatkan kabar bahwa korban sudah meninggal akibat kecelakaan.
“Dari hasil olah TKP juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda yang terkait kecelakaan itu atau bekas benturan dengan kendaraan lain,” pungkas Berata. (c/kb)

















