
TABANAN, Kilasbali.com – Kepengurusan DPC PDIP Tabanan untuk periode 2025-2030 masih akan berada di bawah kepemimpinan I Komang Gede Sanjaya.
Bahkan, menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) yang kabarnya akan digelar pada pertengahan Oktober 2025 ini, Sanjaya menjadi calon tunggal Ketua DPC PDIP Tabanan.
Bahkan, namanya sebagai calon tunggal Ketua DPC PDIP Tabanan sudah disetorkan ke DPP melalui DPD untuk ditetapkan dalam Konfercab nanti.
“(Pencalonan) sudah berjalan dengan baik. Kalau di Tabanan sudah kami setorkan. Satu nama. Saya saja,” klaim Sanjaya pada Senin (6/10).
Sanjaya mengungkapkan itu saat disinggung soal pemilihan Ketua DPC PDIP Tabanan usai menghadiri rapat paripurna istimewa pelantikan pengganti antarwaktu (PAW) di DPRD Tabanan.
Selain mengungkapkan calon tunggal Ketua DPC PDIP Tabanan, Sanjaya juga mengungkapkan usulan calon Ketua DPD PDIP Bali yang tertuju pada Wayan Koster dan I Made Mahayastra.
“Kalau DPD ada dua. Pak Koster dan Pak Agus. Kalau DPC atas nama saya sendiri. Itu aspirasinya,” kata Sanjaya.
Saat disinggung mekanisme, Sanjaya menyebutkan bahwa penentuan Ketua DPD dan DPC ini disesuaikan dengan arahan Ketua DPD PDIP Bali saat ini, Wayan Koster.
“Kami ikuti, menurut arahan Ketua DPD (Wayan Koster), kalau semua sudah bisa diselesaikan dengan musyawarah mufakat, itu yang lebih baik,” ungkapnya.
Menurutnya, semua nama-nama calon ketua DPD dan DPC dari Tabanan sudah disetorkan ke DPD untuk diteruskan ke DPP.
Hanya saja, Sanjaya mengaku belum mengetahui jadwal penempatan usulan tersebut. Karena kemungkinan penetapan akan dilakukan secara serentak di Indonesia.
Saat ditanya apakah dirinya tidak ada keinginan maju ke kepengurusan di tingkat provinsi, Sanjaya menyebutkan ini proses demokrasi.
“Saya tidak pernah berharap memiliki keinginan harus begini-begitu. Kita kerja partai ini penugasan. Kalau ditugaskan siap. Tidak (ditugaskan) ya siap,” tegasnya.
Secara terpisah, Sekretaris DPC PDIP Tabanan, I Nyoman Arnawa, menyebutkan bahwa belum ada jadwal pasti mengenai penetapan Ketua DPD dan DPC.
“Kalau jadwal, direncanakan pada 18 Oktober 2025 ini. Itu konferda yang kemungkinan sekaligus dengan konfercab,” kata Arnawa.
Soal pencalonan Ketua DPC PDIP Tabanan yang disebutkan hanya menyetorkan calon tunggal, Arnawa enggan berkomentar banyak. “Sementara seperti itu (satu nama),” jawabnya singkat.
Pun demikian saat disinggung posisi Sekretaris dan Bendahara, Arnawa dengan diplomatis menjawab bahwa itu semua tergantung keputusan DPP. “Itu kewenangan penuh DPP,” pungkasnya. (c/kb)

















