Grand Whiz Nusa Dua dan Sister Hotels Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Grand Whiz Nusa Dua bersama Fortius Corporation dan jaringan sister hotels bergerak cepat menyalurkan sejumlah bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), untuk warga terdampak banjir di Kota Denpasar, Sabtu (13/9).
Sister hotels yang ikut serta dalam kegiatan ini meliputi, Grand Whiz Praxis Surabaya, Grand Whiz Megamas Manado, Grand Whiz Bromo, Grand Whiz Trawas Mojokerto, Whiz Prime Megamas Manado, Whiz Prime Sudirman Cilacap, dan Arte Hotel Malioboro.
Bantuan yang disalurkan mencakup alas tidur, pakaian layak pakai, sembako, obat-obatan, perlengkapan mandi, dan kebutuhan pokok lainnya.
Penyerahan dilakukan langsung oleh tim Grand Whiz Nusa Dua di dua titik pengungsian utama, yaitu di Posko Pengungsian Banjar Tohpati, Kesiman dan Posko Pengungsian di Kantor Kelurahan Dauh Puri, Denpasar.
Marketing Communications Grand Whiz Nusa Dua Tia Ananda, menyampaikan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah bencana yang terjadi.
“Kami bagian dari masyarakat Bali, kami merasa terpanggil untuk turut membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah ini. Melalui dukungan dari sister hotels dan Fortius Corporation, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para pengungsi dan menjadi pengingat pentingnya solidaritas dalam menghadapi bencana,” katanya.
Lanjutnya, kegiatan ini menjadi bukti komitmen Grand Whiz Nusa Dua dan sister hotels untuk selalu hadir mendukung masyarakat sekitar, terutama di saat bencana, serta mengajak semua pihak untuk ikut serta memberikan bantuan demi pemulihan bersama.

Kepala Dusun Banjar Tohpati, Nyoman Nada menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Hotel Grand Whiz Nusa Dua ini. “Bantuan ini sangat diperlukan oleh warga kami,” ujarnya.
Dikatakan, banjir terparah terjadi di Jalan Siulan. Warga yang terdampak kurang lebih 130 orang. “Dari 50 orang yang mengungsi, kini masih ada 20 orang di tempat pengungsian,” katanya.
Bantuan logistik, lanjut dia, sudah sangat banyak baik dari perusahaan, perorangan maupun instansi pemerintahan. “Hampir semua pakaian dan tempat tidur basah, sehingga yang paling kami butuhkan adalah kasur lipat,” ujarnya.
General Manager Grand Whiz Nusa Dua, Joses Burnabas Sahiundaleng mengatakan, CSR yang disalurkan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah banjir ini.
“Kami merupakan bagian dari Bali, sehingga kami melakukan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana ini,” ujarnya.
Sebelum turun, pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi. Apa saja yang diperlukan untuk warga terdampak. “Kami menyalurkan berbagai macam bantuan sesuai kebutuhan. Seperti kasur dan juga sembako,” tandasnya.
Di tempat terpisah, yakni di Posko Siaga Bencana di Kantor Kelurahan Dauh Puri, Hotel Grand Whiz juga menyalurkan bantuan serupa.
Lurah Dauh Puri I Gusti Ngurah Arnawa juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang disalurkan pihak Hotel Grand Whiz Nusa Dua ini.
“Bantuan ini tentunya sangat berguna untuk meringankan beban warga kami yang terkena dampak banjir,” ujarnya.
Menurutnya, yang terdampak sebanyak 150 KK. Warga itu banyak yang tinggal di bantaran sungai Tukad Badung. “Bersyukur, astungkara, musibah ini tidak ada warga yang menjadi korban jiwa. Kendati demikian ada empat warga kami yang luka-luka. Itu sudah ditangani dengan baik,” katanya.
Kendati tinggal di bantaran sungai, namun tidak ada warga yang sampai mengungsi. Karena air segera surut sekitar pukul 10.00 – 11.00 WITA, dan warga kembali ke rumah masing-masing.
Namun, lanjut dia, kegiatan memasak tidak bisa dilakukan. Karena ada yang kompor, tabung gas hilang hanyut terbawa air.
“Ketinggian air kira-kira 1,5 meter saat itu. Jadi saat ini kami membutuhkan permakanan. Kami sudah dibantu Dinsos, tapi belum mencukupi. Tapi stok sembako hingga hari minggu sudah mencukupi,” tandasnya. (jus/kb)

















