
TABANAN, Kilasbali.com – Sebanyak 31 orang anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan baru saja mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang digelar induk partai mereka.
Sebagai tindak lanjutnya, Fraksi PDIP DPRD Tabanan memastikan diri untuk siap menopang pemerintah secara berimbang.
Dukungan itu khususnya untuk program-program yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.
Baik program tersebut digulirkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan.
“Menopang dalam artian sesuai dengan tugas dan fungsi kami di legislatif. Dari sisi regulasi atau aturan maupun anggaran,” jelas Ketua Fraksi PDIP DPRD Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, Selasa (5/8).
Ia menegaskan, sikap sebagai penopang ini juga berlaku untuk program-program yang digulirkan Pemerintah Pusat, kendati PDIP saat ini tidak masuk lingkaran koalisi di tingkat nasional.
“Mendukung program-program pemerintah, dari pusat, provinsi, sampai kabupaten yang tentunya berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Eka juga menegaskan, sikap menopang ini juga akan dilakukan secara berimbang. Maksudnya, sebagai kader legislatif pihaknya juga wajib memberikan kritik dan masukan ke pemerintah terhadap kebijakan atau program yang keliru.
“Maksudnya menopang ini lebih berimbang. Satu sisi memberikan dukungan dan di saat yang sama memberikan kritik atau masukan. Karena, salah satu fungsi lembaga legislatif adalah pengawasan atau kontrol,” tukasnya.
Ia menyebutkan, selama bimtek ada beberapa pembekalan yang diberikan oleh sejumlah narasumber. Mulai narasumber yang berasal di internal partai hingga pemerintah seperti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dari sekian paparan dalam bimtek itu, pihaknya menaruh perhatian lebih terhadap sejumlah isu strategis yang perlu diterapkan di Kabupaten Tabanan.
Adapun beberapa isu tersebut antara lain menyangkut penataan birokrasi melalui penyelenggaraan pelayanan publik yang ekselen, perlindungan sosial, isu-isu lingkungan.
“Termasuk Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun seperti disampaikan Pak Koster (Wayan Koster, Ketua DPD PDIP/Gubernur Bali). Karena itu bersinggungan langsung dengan Tabanan,” tukasnya.
Selebihnya, bimtek tersebut juga menegaskan pentingnya soliditas dan kekompakan kader PDIP di jajaran legislatif selama menjalankan tugas. (c/kb)

















