Lapangan Astina Ubud Dibidik PIKBS Jadi Lahan Parkir

GIANYAR, Kilasbali.com – Melihat potensi serta permasalahan parkir liar yang tetap marak di Ubud, Pusat Investasi Kerthi Bali Sadhana (PIKBS) rupanya berniat berinvestasi.
Dalam usulan perencanaan, Lapangan Astina Ubud yang menjadi bidikan. Selain pelayanan parkir, upaya ini dimaksudkan untuk menyikapi masalah kemacetan lalu lintas yang salah satu pemicunya adalah parkir liar.
Dalam usulan investasi itu, lahan parkir yang akan diinvestasikan mengambil tempat di Lapangan Astina Ubud. Dimana lahan parkir akan dibuat berlantai dua.
Sedangkan daya tampung lahan parkir untuk roda 2 sebanyak 968 dan 192 roda empat. Dengan adanya pusat parkir ini, setidaknya kendaraan wisata dan pribadi bisa terkumpul menjadi satu di central parkir.
Hal ini juga bisa mengurangi kemacetan akibat banyaknya kendaraan roda 2 dan roda 4 parkir di area sibuk Kota Ubud.
Nilai investasi untuk sentral parkir ini sebesar Rp 372 miliar dan investasi ini diharapkan bisa BEP setidaknya 25 Tahun.
Kadishub Gianyar, I Made Arianta ketika dikonfirmasi Kamis (31/7) menyebutkan belum mengetahui soal rencana investasi dari Pusat Investasi Kerti Bali Sadhana.
“Saya belum mendapatkan informasi tersebut,” jelasnya. Hal tersebut baru rencana investasi untuk lahan parkir. Bila benar biru investasi, domainnya di Bappeda Gianyar atau di PUPR Gianyar. Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi tersebut,” jelasnya singkat.
Selain berinvestasi pada lahan parkir, Pusat Investasi Kerti Bali Sadhana berencana berinvestasi di bidang pertanian agro di Desa Kerta, Sumita dan Melinggih Kelod.
Sedangkan tiga desa, Taro, Kenderan dan Sidan (Puri Sidan) kegiatan budaya-keagamaan dijadikan paket wisata sebagai kalender event. (ina/kb)

















