Meski Kasus Positif Covid-19 Menurun, Kota Denpasar Tidak Gelar Event Tahun Baru 2022

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemerintah Kota Denpasar tidak menggelar event tahun baru 2022, meskipun PPKM Level 3 tidak jadi diterapkan pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Namun Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menegaskan pihaknya akan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, karena pemerintah pusat memberi ruang kepada wisatawan domestik bisa datang ke Bali dan nantinya akan ada event KTT G-20 yang akan menjadi event kunjungan bagi Bali.
“Tentu Kita berharap kondisi yang mulai pulih ini ditambah pemerintah pusat memberi ruang agar wisatawan domestik bisa datang ke Bali karena momentnya hotel-hotel itu kan memang di akhir tahun ini.
Hotel-hotel kita semuanya sudah siap. CHSE sudah siap, aplikasi Pedulilindungi nya sudah siap,” sebutnya Rabu (8/12/2021).
“Kita berharap akhir tahun ini menjadi moment. Dengan kondisi pandemi Covid-19 sudah agak reda dan susah berada di level 2, kasus aktifnya sudah rendah sekali, kita harap akhir tahun ini menjadi moment kebangkitan pariwisata Bali, khususnya di Kota Denpasar,” imbuh Jaya Negara.
Dalam mencegah varian baru (Omicron-red), Walikota Jaya Negara mengajak masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan, karena ini menjadi syarat utama, selain itu vaksinasi lengkap, dan titik-titik keramaian di tempat wisata betul-betul dijaga dengan penerapan prokes ketat.
“Vaksinasi kita terbaik secara nasional setelah DKI, karena capaian vaksinasi dosis pertama 140 persen dan kedua mencapai 119 persen. Jadi syarat vaksinasi sudah. Dari kondisi kasus aktif tinggal 0,06 persen. Tingkat kesembuhan sudah 97 persen.
Tentu ini menjadi modal dasar kita untuk menatap pemulihan ekonomi tahun depan. Mudah-mudahan para wisatawan domestik yang akan berkunjung juga disiplin menjaga dirinya, sehingga di satu sisi bisa tetap menikmati liburan,” pungkasnya.(sgt/kb)

















