Konjen India Tegaskan VHP Bukan Teroris

DENPASAR, Kilasbali.com – Konsulat Jendral (Konjen) India di Bali menegaskan Vishva Hindu Parishad (VHP) bukan organisasi teroris. Ditegaskan Negara Republik India merupakan negara demokrasi terbesar di dunia dan merupakan negara sekuler.
Negara tersebut tidak terlibat dalam satu aktivitas keagamaan tertentu. Hal itu ditegaskan Konjen India, Prakash Chand, saat menerima rombongan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), seperti diterangkan Ketua PD KMHDI Bali, I Gede Diyana Putra mengutif pernyataan konjen India, Kamis, (14/10/2021).
Rombongan PD KMHDI Bali mendatangi Konjen India di Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar dalam rangka menyikapi wecana yang berkembang terkait adanya tuduhan ormas Hindu yang salah satunya KMHDI berafiliasi dengan VHP.
“Kami datang sekitar pukul 11.00 wita dan diterima oleh pihak Konjen, dengan terlebih dahulu melalui pemeriksaan pihak security,” tegas Diyana Putra.
Ditegaskan kedatangannya tidak lain untuk berdiskusi dan mencari kebenaran akan isu tuduhan KMHDI berafiliasi dengan VHP serta tuduhan VHP adalah organisasi teroris oleh seorang akademisi 10 Oktober 2021 lalu.
“Kami diterima langsung oleh Konjen dan berdiskusi kurang lebih satu setengah jam,” ucapnya.
Dalam pemaparan pihak konjen, menurut Diyana Putra ditegaskan bahwa VHP bukanlah organisasi teroris. “Saya mendengar langsung dari beliau mengenai informasi yang beredar. Beliau menyatakan bahwa VHP bukan organisasi teroris. Negara Republik India merupakan negara demokrasi terbesar di dunia dan merupakan negara sekuler. Negara tersebut tidak terlibat dalam satu aktivitas keagamaan tertentu. Begitulah poin konfirmasi dari pihak konjen,” tegasnya.
Dalam keterangan pers nya pula PD KMHDI Bali menyebut bahwa tuduhan yang diarahkan kepada KMHDI oleh oknum akademisi tersebut merupakan berita bohong dan menyesatkan. Pihaknya akan melanjutkan ini ke ranah hukum karena oknum akademisi tersebut tidak menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf secara terbuka. (rl/kb)

















