Pria Asal Karawang Ditemukan Tewas pada Emperan Warung di Kerambitan

TABANAN, Kilasbali.com – Warga Banjar Lumajang, Desa Samsam, Kerambitan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di sebuah tempat pembuatan sanggah beton, pada Jumat (17/4) siang.
Korban yang diketahui bernama Ade Rahmat (60) asal Karawang, Provinsi Jawa Barat, itu ditemukan tak bernyawa dalam posisi tidur tengadah di emperan warung.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, mengonfirmasi peristiwa tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 13.30 Wita.
Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian pria yang berprofesi sebagai sopir tersebut.
Peristiwa bermula saat korban bertemu dengan seorang rekan bernama Sahabuddin (64) di Celukan Bawang, Gerokgak, Kabupaten Buleleng pada Kamis (16/4).
Keduanya yang sudah saling kenal selama setahun terakhir sempat berbincang sebelum korban memutuskan untuk ikut menumpang truk menuju arah timur.
“Saat ngobrol-ngobrol itu, korban minta ikut menumpang di kendaraan saksi sampai ke Gianyar. Korban ini kerja di Klungkung,” ujar Berata.
Perjalanan mereka terpaksa terhenti di wilayah Kerambitan pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 Wita lantaran truk tronton yang ditumpangi mengalami kerusakan patah baut ban.
Sembari menunggu kedatangan petugas bengkel, saksi dan korban sempat mencari makan bersama di sekitar lokasi kejadian.
Usai makan, saksi memilih beristirahat di dalam truk, sementara korban menunggu di area warung milik warga sambil mengisi waktu.
“Sedangkan korban duduk di kursi kayu di warung sanggah milik saksi dua (warga) sambil main HP,” jelasnya.
Sekitar pukul 13.00 Wita, saksi kemudian membantu petugas bengkel yang sudah datang untuk memperbaiki kerusakan truknya.
Di saat yang sama, ia melihat korban dalam posisi tidur tengadah di emperan warung dengan kepala mengarah ke tenggara.
Namun, sekitar pukul 13.30 Wita, saat saksi berusaha membangunkan untuk melanjutkan perjalanan, korban sama sekali tidak memberikan respons.
Saksi kemudian mencoba meraba nadi pada pergelangan tangan kanan korban, namun tidak merasakan adanya denyut jantung.
Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsek Kerambitan oleh anak saksi yang saat itu datang ke lokasi untuk membawakan nasi.
Personel Polsek Kerambitan bersama tim Identifikasi (Inafis) Polres Tabanan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Usai pemeriksaan awal di lapangan, jenazah pria asal Karawang tersebut dievakuasi ke fasilitas medis terdekat.
“Sedang dalam penyelidikan. Sementara ini, jenazah korban dititipkan di RSU Singasana,” pungkasnya. (c/kb)

















