Kisah Dody, Tengah Malam Dihadang Sekelompok Pria Tak Dikenal di Hutan Kintamani

SINGARAJA, Kilasbali.com– Anggota DPRD Buleleng, Ketut Dody Tisna Adi tiba-tiba dihadang sekelompok pria tak dikenal di hutan kawasan bukit Penulisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli-Bali, pada Selasa (23/12/2025) sekira pukul 03.00 dinihari.
Kronologi kejadian bermula saat mobil yang dikendarainya melaju dari arah Kintamani menuju Singaraja, situasi jalanan sepi berselimut kabut tebal, Pun, kondisi gelap gulita lantaran minim penerangan jalan. Kala itu, Dody hendak pulang ke rumahnya di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, usai hadiri undangan kegiatan di Gedung Ksirarnawa Denpasar.
“Kami didalam mobil berdua, saya dan sepupu (laki-laki). Sempat ragu, bukannya khawatir atau takut. Saat itu, kami pikir jika terjadi sesuatu (potensi begal), perlawanan bakal tidak berimbang. Namun, kami putuskan berhenti, posisi mobil masih di tengah jalan,” terang Dody.
Sebelum turun dari mobil, lanjut Dody, ia meminta saudaranya untuk waspada. Sepupunya turun dari mobil menghampiri pria yang menghadang mobil, Posisi Dody pegang stir, mesin mobil hidup.
“Pesan saya kepada sepupu, kamu lihat dulu apakah kakinya napak bumi (menginjak jalan). Pikir saya saat itu, iya kalau itu manusia okelah, tapi jika itu bukan manusia, kita tancap gas saja, kabur,” bebernya.
Sejurus kemudian, sepupunya kembali ke mobil. Tanpa melontarkan kalimat apapun, langsung menata jok penumpang bagian tengah dan belakang.
“Kan saya tanya, mereka itu siapa. Jawab sepupu, ayo kita bantu, kasihan mereka,” imbuhnya.
Hasil interogasi diketahui, 5 (lima) pria yang nekat menghadangnya itu, berasal dari Jawa Barat.
“Mereka hendak pulang kampung ke Jawa Barat. Tergiur iklan, iming-imingi kerja dengan upah tinggi. Mereka putuskan kabur, namun tidak tahu jalan. Baru sebulan kerja di Kintamani. Miris, mereka diperkerjakan buruh bangunan, dengan cara tidak layak dan menerima upah yang tidak masuk akal,” pungkasnya. (Ard/kb)

















