
GIANYAR, Kilasbali.com – Lebih dari dua hingga tiga kali, kendaraan operasional mirip unit BPBD atau unit rescue sejenisnya kerap terlihat mengangkut material bangunan ataupun barang rumahan.
Lantaran keseringan, para netizen pun keheranan dan mempertanyakan fungsi unit tersebut.
Dari pandangan umum, peruntukan di luar kedaruratan tentu dinilai menyalahi fungsi mobil tersebut.
Sebab kendaraan yang operasionalnya dibiayai APBD itu, tidak diperuntukkan untuk melakukan hal demikian. Yakni hanya boleh digunakan dalam keadaan darurat atau pertolongan pada korban bencana.
Seperti membawa korban bencana ke rumah sakit, ketika tidak ada ambulance atau digunakan untuk keperluan penyelamatan.
Dengan mengangkut material bangunan, dipastikan ada oknum yang memanfaatkan kendaraan ini untuk kepentingan pribadi.
“Mungkin saja dipinjam oleh stafnya di luar jam dinas untuk kepentingan pribadi,” ujar salah seorang warga.
Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba saat dikonfirmasi, Senin (22/12) mengaku sudah menelusuri kebenaran informasi tersebut.
Diapun mengatakan bahwa salah satu pickup milik BPBD Gianyar memiliki plat nomer depan ‘B’.
Namun kondisi unit yang mengangkut material bangunan itu berbeda dengan unit milik BPBD Gianyar.
“Yang dalam foto itu, bodinya masih mulus, sedangkan punya kami tidak ada yang mulus. Semua kendaraan cat bodynya ada goresan karena dipakai untuk evakuasi di tempat-tempat ekstrem,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari staf yang menangani kendaraan, kata Gus Suamba, memang kerap terlihat ada kendaraan BPBD yang mengangkut material bangunan. Namun ditegaskan, hal tersebut dilakukan oleh oknum petugas BPBD dari daerah luar Gianyar.
“Justru staf kami memang sering melihat kendaraan tersebut, namun itu bukan milik Gianyar, tapi dari kabupaten lain Intinya kami di Gianyar tidak pernah menggunakan kendaraan operasional untuk kegiatan di luar rescue,” ujar Gus Suamba. (Ina/kb)

















