Pekan Iklim Bali, Jurnalis Ungkap Ini

DENPASAR, Kilasbali.com – Puluhan jurnalis baik cetak maupun online mengikuti Forum Group Discussion (FGD) Pekan Iklim Bali 2026, yang digelar Koalisi Bali Emisi Nol Bersih di Hotel Puri Ayu, Denpasar, Jumat (11/9).
Kegiatan ini untuk menyerap saran dan masukan terkait perubahan iklim yang terjadi di Bali.
Dalam diskusi ini, juga terungkap bahwa transportasi menjadi salah satu sektor yang turut menyumbang emisi, bahkan mencapai 42 persen.
Di sisi lain, jumlah kendaraan pribadi terus mengalami pertumbuhan sekitar 4 persen setiap tahun.
Dalam diskusi yang dimoderatori wartawan senior Rofiqi Hassan tersebut, para jurnalis menyampaikan sejumlah saran dan masukan, termasuk berbagai kendala dalam peliputan isu perubahan iklim.
Kendala yang disampaikan antara lain minimnya narasumber yang kompeten serta kesulitan menghubungi pihak pemerintah untuk mendapatkan konfirmasi terkait isu yang diberitakan.
Sebelumnya, Communications Specialist Koalisi Bali Emisi Nol Bersih, Aisyah Madeleine, mengatakan jurnalis memiliki peran penting dalam aksi iklim, di antaranya membangun benang merah antarsektor dan isu, mengevaluasi serta mengkritisi aksi iklim yang telah dilakukan, serta menjembatani dan memperluas informasi terkait aksi iklim.
“Media berperan penting dalam membangun perkembangan dan mendorong aksi iklim. Karena para jurnalis menghasilkan (pemberitaan) yang lebih dalam dan berdampak,” pungkasnya. (Jus/kb)

















