Hasil Lelang Tiga Jabatan Kadis di Tabanan Disetor ke Bupati-BKN

TABANAN, Kilasbali.com – Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Tabanan menyerahkan hasil akhir lelang tiga jabatan eselon II kepada Bupati Tabanan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pengumuman hasil akhir lelang jabatan dengan nomor 821/043/PANSEL-JPT/2026 yang telah diumumkan pada Senin (13/7) itu menetapkan daftar peringkat peserta berdasarkan akumulasi nilai rekam jejak, asesmen, penulisan makalah, hingga wawancara.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan, I Nyoman Satera Wibawa, menjelaskan bahwa hasil akhir lelang jabatan itu telah disetorkan ke Bupati Tabanan.
“Kami juga kirim ke BKN (Badan Kepegawaian Nasional) untuk mendapatkan rekomendasi,” ujar Satera Wibawa pada Selasa (14/7).
Mengenai kapan rekomendasi dari BKN itu akan terbit, Sastera mengaku tidak bisa memastikannya. “Biasanya sesuai SOP semingguan,” sebutnya.
Satera menyebutkan, seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi tetap dikirimkan ke pusat sebagai bentuk transparansi dari proses lelang jabatan.
Namun, fokus utama pemberian rekomendasi tersebut tetap merujuk pada kandidat yang berhasil masuk dalam jajaran tiga besar.
“Rekomendasinya nanti yang masuk ke dalam tiga perangkat teratas,” terangnya.
Terkait penentuan siapa yang akan dilantik, keputusan akhir sepenuhnya merupakan hak prerogatif Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Bupati diperbolehkan memilih salah satu dari tiga nama yang masuk tiga besar sesuai hasil seleksi atau lelang. “Itu kewenangan PPK,” tegas Satera.
Meski demikian, jika merujuk pada tren seleksi sebelumnya, peraih nilai tertinggi biasanya memiliki peluang paling besar untuk dipilih.
“Sejak (seleksi) beberapa waktu terakhir ini, yang ranking satu biasanya mendapatkan peluang besar,” ujar Sastera merujuk pada peluang kandidat yang mungkin ditetapkan nanti.
Berdasarkan data hasil penilaian akhir, daftar tiga besar peserta pada masing-masing posisi yang dilelang antara lain untuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup terdiri dari I Made Surya Dharma (83,47), I Gede Putu Jata Antara (74,04), dan I Gede Agus Wirdiana (71,63).
Berikutnya untuk posisi Kepala Dinas Kebudayaan terdiri dari I Dewa Putu Mahendra (82,00), I Wayan Budhiarsana (76,58), dan I Wayan Adi Astrawan (75,83).
Selanjutnya posisi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja terdiri dari I Putu Agus Hendra Manik Mastawa (82,14), I Gusti Kade Dwipayana (79,03), dan I Gusti Agung Ayu Sri Wahyuni (78,41). (c/kb)

















