
SINGARAJA, Kilasbali.com — Sebuah momen unik hiasi aksi bhakti sosial (Baksos) saat Jero Mangku Nyoman Arya Astawa bersama komunitas Semeton Mang Dauh (SMD) menyalurkan paket sembako kepada para lansia.
Sayup-sayup, salah seorang penerima bantuan mendadak nyeletuk, Mang Dauh itu, seperti Kang Dedi Mulyadi (KDM) rasa Buleleng. Sayangnya, momen tersebut lepas dari perhatian rekaman kamera.
Aksi Baksos sebut pria yang akrab disapa Mang Dauh itu, dilaksanakan secara continue (berkelanjutan).
“Kami (komunitas SMD) yang tersebar di 148 Desa/Kelurahan di Kabupaten Buleleng, senantiasa hadir memenuhi panggilan masyarakat, khususnya kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pun, para lansia serta masyarakat Buleleng yang memerlukan uluran tangan. Prinsip kami simple, selalu berbuat baik, baik sampai akhir hayat. Perlu dicatat, hadir ditengah masyarakat tanpa kepentingan apapun, sebatas menjalankan swadharma (kewajiban) selaku umat manusia untuk berbagi, saling mengisi dan melengkapi,” ucap Mang Dauh.
Pemilik usaha Spice Beach Club menerapkan prinsip kesederhanaan tersebut kepada keluarga.
“Menyisihkan 2,5 persen dari penghasilan, disalurkan kepada mereka yang kurang beruntung itu sebuah kewajiban. Hal itu, selalu saya ingatkan kepada anak-anak. Terlebih, hidup jangan jumawa (sombong), harus berani tampil apa adanya (sederhana) mengisi kebutuhan bukan keinginan,” imbuhnya.
Mang Dauh menuturkan segelintir kegetiran hidup yang pernah ia jalani.
“Jangan salah, saya lahir dan besar dari orangtua buruh, hidup serba kesusahan. Sewaktu kecil, pernah jadi pedangang acung di Lovina. Jadi, sangat merasakan gimana susahnya mencari sesuap nasi di jalan hanya untuk bertahan hidup,” tuturnya.
Ketika disinggung soal celetuk masyarakat Mang Dauh itu, KDR rasa Buleleng, ia nampak enggan menjawab.
“Gimana ya, pokoknya prinsip hidup saya itu, be your self and never surrender (jadi diri sendiri, pantang menyerah). Selalu tak lupa saya panjatkan, ucap syukur dan terima kasih kehadapan Ida Sesuhunan (TYME) masih diberikan oksigen (nafas) untuk ikut berkontribusi membangun Buleleng tercinta,” tutupnya. (Ard/kb)

















