Walikota Denpasar Serahkan BST dan BPNT, Selain Dana Penerima Juga Mendapat Beras 10 Kg

DENPASAR, Kilasbali.com -Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara simbolis kepada warga penerima, di halaman Kantor Walikota Denpasar, Rabu (21/7/2021).
Plt Kadis Sosial Kota Denpasar I Nyoman Artayasa mengatakan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako adalah program bantuan dari pemerintah pusat. Ada 2.264 keluarga penerima dengan besaran Rp 200 ribu per bulan.
“Ini besarannya Rp 200 ribu per bulan. Ini sudah rutin dilaksanakan. Yang menyalurkan adalah Bank BTN,” sebutnya.
Ia menambahkan yang kedua ada Program Keluarga Harapan (PKH). Ini adalah program dari pusat yang besarannya berbeda-beda tergantung berapa komponen ada di keluarga tersebut. Komponen ini ada ibu hamil, balita, anak sekolah dari SD sampai SMA, penyandang disabilitas, dan lansia, yang diberikan kepada 2.644 keluarga.
“Kalau di keluarga itu cuma ada 2 saja misalkan ibu hamil dan lansia, berarti 2 komponen dia dapat,” imbuhnya.
Sementara yang ketiga ada Bantuan Sosial Tunai (BST). Bulan Juli ini yang diberikan adalah akumulasi dari bulan Mei dan Juni.
“Sekarang karena PPKM Darurat lagi, Mei dan Juni dirapel lagi sehingga jadinya Rp 600 ribu karena per bulannya Rp 300 ribu. Ini yang menyalurkan adalah PT Pos,” sebutnya.
Artayasa menjelaskan khusus bulan Juli selama PPKM Darurat, bagi penerima PKH dan penerima BST ditambah beras seberat 10 kilogram.
“Program dari APBD juga sudah kita launching kemarin, kita berikan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) diberikan Rp 300 ribu diberikan pada bulan Juli ini kepada masyarakat kita sejumlah 10.119 KPM. Yang kedua kita juga memprogramkan memberikan sembako kepada warga yang melakukan isolasi mandiri. Ini sudah jalan dan stok kita untuk isolasi mandiri cukup memadai dan siap didistribusikan kepada masyarakat yang memang melakukan isolasi mandiri,” tegasnya.(sgt/kb)

















