Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Denpasar Semprotkan Eco Enzyme 40 Ribu Liter Setiap Hari

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemkot Denpasar bekerjasama dengan Yayasan Eco Enzyme Nusantara menyemprotkan cairan Eco Enzyme ke seluruh wilayah Kota Denpasar dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.
Penyemprotan Eco Enzyme dipusatkan di depan Pura Jagatnata yang dilepas oleh Walikota Denpasar IGN Jaya Negara yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, Kamis (15/7/2021).
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai
mengatakan Eco Enzyme digunakan untuk penyemprotan kali ini karena merupakan desinfektan ramah lingkungan. Penyemprotan ini juga dalam upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.
Dewa Rai menambahkan, jumlah Eco Enzyme yang disemprotkan tiap hari adalah sebanyak 40 ribu liter, dan akan dilakukan hingga tanggal 20 Juli 2021 mendatang.
“Kita kerahkan 8 armada. Jadi masing-masing mobil kapasitas 5.000 liter ke seluruh Kecamatan. Jadi bergerak dari depan Pura Jagatnata kemudian di depan Patung Catur Muka akan berpencar ada yang ke barat, timur, utara, dan selatan. Jadi itu kita lakukan sampai tanggal 20 Juli,” ucapnya.
Dewa Rai menjelaskan, pihaknya juga akan mengerahkan armada moci yang ada di setiap Desa/Kelurahan untuk menjangkau hingga pelosok gang dan perumahan.
“Nanti pada saat hari Sabtu dan Minggu kita gerakkan moci-moci yang ada di seluruh Desa dan Kelurahan. Karena di tiap-tiap Desa mereka punya moci yang lebih kecil yang bisa masuk ke gang dan perumahan. Jadi sekarang kita menyasar ke ruas-ruas jalan yang bisa dilalui oleh mobil,” imbuhnya.
Ia berharap penyemprotan Eco Enzyme ini
bisa menekan penyebaran Covid-19, disamping dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Kita berharap dengan adanya penyemprotan Eco Enzyme penularan Covid-19 ini bisa semakin menurun atau melandai. Karena kita ketahui kasus setiap hari semakin meningkat,” ucapnya.
Sedangkan Penasehat Eco Enzyme Nusantara, Dewa Nyoman Rai Asmara Putra mengatakan Eco Enzyme merupakan desinfektan organik yang tidak berbahaya, karena terbuat dari bahan sisa buah dan sayur yang difermentasi selama 3 bulan.
“Jadi Eco Enzyme ini bukan dari sampah, tapi dari sisa buah dan sayur yang ramah lingkungan,” pungkasnya.(sgt/kb)

















