DMT Narkotika Biasa Dipesan WNA Lewat Pengiriman Luar Negeri Miliki Tingkat Halusinasi Paling Kuat

DENPASAR, Kilasbali.com – Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Gede Sugianyar Dwi Putra mengatakan BNNP Bali hingga tahun 2021 telah menangkap tersangka dengan barang bukti DMT yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) dengan jenis yang berbeda-beda.
“Mulai dari serbuk berwarna putih, pasta hingga tanaman yang semuanya didapatkan oleh tersangka melalui jasa pengiriman dari luar negeri,” katanya Sabtu (29/5/2021).
Ia mengatakan para tersangka ini berdalih penggunaan DMT ini untuk memperbaiki mood, namun mereka menolak untuk mendapatkan pengobatan yang legal dengan datang ke psikiater, sehingga konsekuensi hukum terpaksa mereka terima.
Dimethyltryptamine (DMT) adalah salah satu jenis obat psychedelic yang menimbulkan halusinasi sama seperti efek yang ditimbulkan oleh Lysergic Acid Diethylamidw (LDS) atau dikenal Magic Mushroom dengan efek halusinasi paling kuat di dunia.
Ia menambahkan, DMT memiliki banyak nama julukan seperti Elf Spice, Dimitri, Fantasia, dan lain-lain. Reaksi yang cepat dihasilkan saat penggunaan yaitu 5 menit dan bertahan hingga 40 menit, menjadikannya sebagai salah satu New Psychoactive Substance (NPS) populer di kalangan pengguna untuk mendapatkan suasana trip.
DMT adalah senyawa kimia yang ada dalam segala bentuk kehidupan. Baik itu pada tanaman, hewan, dan manusia. Pada tanaman kandungan DMT ditemukan pada pohon Ayahuasca yang tumbuh di Amerika Selatan yang digunakan sebagai minuman sakral Suku Amazon untuk mendapatkan halusinasi saat melakukan ritual.
Hewan jenis mamalia dan manusia memiliki sumber produksi DMT pada bagian tengah otak dengan posisi yang sangat dilindungi oleh bagian otak lainnya.
Penggunaan DMT bisa dengan cara disuntik, rokok, serta dihirup. Di Amerika Selatan penggunaan DMT dengan cara direbus dan diminum sebagai ramuan dengan dicampurkan bersama beberapa tanaman.
Beberapa pengguna mengatakan bahwa perasaan, persepsi, dan pikiran mereka layaknya mendekati suatu kematian dengan ketenangan, manipulasi pikiran berupa halusinasi visual, halusinasi audio, suasana hati gembira, hingga merasakan nyawa dapat keluar dari tubuh. Namun sebaliknya, bisa juga perasaan mereka seperti ketakutan, tidak dapat merasakan hidup karena gelisah, gangguan pernafasan, dan gangguan pikiran, hingga kematian.(sgt/kb)

















