
DENPASAR, Kilasbali.com – Transparansi publik dalam penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), komit bakal dilakukan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar (Paslon Amerta) nomor urut 2, yakni I Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara jika direstui dan terpilih dalam Pilwali Kota Denpasar Tahun 2020.
Hal tersebut disampaikan Made Bagus Kertha Negara seusai menyapa pedagang di Pasar Kangkung, Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan, Senin (16/11/2020) pagi.
“Dalam penerimaan pendapatan, kami akan melakukan dengan sistem digitalisasi untuk mencegah terjadinya kebocoran – kebocoran. Dengan digitalisasi terintergrasi, maka PAD kita akan menjadi lebih optimal,” jelas pria yang akrab disapa Sting ini.
Menurut dia, begitu terpilih untuk memimpin Kota Denpasar mendampingi Gede Ngurah Ambara sebagi Walikota, maka langkah awal adalah melakukan audit terlebih dahulu.
“Ini untuk mengetahui seberapa besar kami akan mampu meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada,” tegasnya.
Pihaknya pun bakal mengandeng KPK, Kejaksaan, Kepolisian hingga instansi terkait lainnya sebagai pendamping sekaligus pengawasan dalam penerimaan pendapatan.
“Kami telah bersepakat melakukan transparansi dengan melakukan digitalisasi terintergrasi. Dan untuk menghindari kebocoran-kebocoran, kami akan mengandeng KPK, Kejaksaan, serta Kepolisian untuk mewujudkan clean goverment,” tandasnya. (jus/kb)

















