Pantai Sanur Bertabur Cahaya, Prama Sanur Beach Bali Hadirkan ‘Christmas in July’

DENPASAR, Kilasbali.com – Pantai Sanur bertabur cahaya, Sabtu (25/7) malam. Rupanya, Prama Sanur Beach Bali tengah menggelar event Christmas in July. Acara ini tampak dipadati ratusan wisatawan asing yang didominasi dari Australia.
Acara perdana di Bali yang berlangsung mulai pukul 18.30 – 22.30 Wita ini, sebagai bentuk penghormatan bagi wisatawan asal Negeri Kangguru, karena memilih Bali sebagai tempat mereka berlibur.
General Manager, I Gusti Bagus Surya mengatakan bahwa event ini untuk memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan. “Ini mungkin satu-satunya di Bali Christmas in July,” ujarnya.
Dia menuturkan, acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada wisatawan Australia yang berkunjung ke Bali. “Kami ingin menjalin kehangatan hubungan yang baik dengan Australia, karena mereka melakukan Christmas in July. Bulan Juli di Australia ada salju, dan kita di Bali musim panas, sehingga kami menghadirkan tradisi mereka di sini,” tuturnya.
Bagus Surya mengatakan, wisatawan Australia yang datang ke Bali tidak hanya liburan, tapi interaksi dengan masyarakat lokal yang ada di Sanur, sembari menikmati keindahan alam hingga panorama matahari terbit. “Jadi kami menghadirkan pengalaman baru bagi para tamu,” imbuhnya.
F&B Manager, I Gusti Ngurah Antarayana menambahkan, jika di Australia bersalju maka di Bali menyuguhkan summer. “Jadi tamu dari Australia merayakan Christmas in July di Bali,” ujarnya.
Menurutnya, di Sanur yang merupakan destinasi wisata dunia yang banyak dikunjungi wisatawan dari Australia. “Jadi kami menyuguhkan makanan khas mereka yakni kalkun panggang dengan berbagai pilihan saus. Termasuk juga roti-roti khas mereka, serta yang lainnya,” sebutnya.
Tak berhenti sampai di sana, juga hadir atraksi para chef dalam menyuguhkan makanan. “Suasana favorit di bulan Desember kami bawakan di sini,” pungkasnya.
Marketing Manager Ni Made Udiyani menuturkan bahwa tren saat ini turis dari Australia bergeser ke Sanur. “Jadi tidak hanya di Australia, kami menghadirkan Christmas in July di Prama Sanur Beach Bali,” tegasnya.
Dia menuturkan, untuk menarik minat wisatawan dilakukan promosi. Baik melalui media sosial, mainstream, travel agent, serta lainnya.
“Jumlah yang joint 217 orang, dan kami harap ini akan berlanjut setiap bulan Juli. Jadi ke depan Christmas in July tetap di Prama Sanur Beach Bali, karena menjadi yang pertama yang menggelar tradisi dari Australia ini,” harpanya.
Hal senada juga disampaikan Sales & Marketing Manager, A.A. Suarya Putra. Acara ini diharapkan rutin digelar. “Sejak tahun 1974, ini pertama kali Christmas in July,” ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa kunjungan turis Negeri Kangguru ini terus mengalami peningkatan sejak tahun 2022, sehingga pihaknya melakukan promosi untuk menggaet jumlah kunjungan. “Syukur Christmas in July disambut antusias,” tandasnya. (Jus/kb)

















