
DENPASAR, Kilasbali.com – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) ke-1 Pexi Bali tahun 2019, di Maha Vihara Buddha Maitreya, Jalan Gunung Soputan, Denpasar, Minggu (21/7/2019) siang, kembali menobatkan Awaludin Ahai sebagai Ketua Umum Pengprov Persatuan Xiangqi Indonesia (Pexi) Bali masa bakti 2019/2023. Di mana Awaludin Ahai terpilih secara aklamasi.
Dalam Musorprov yang diikuti sembilan Pengcab se-Bali ini, dibuka Sekum KONI Bali I Gusti Oka Darmawan dan dihadiri Ketua PB Pexi Teddy Sugianto yang didampingi Ketua Harian Budi S .Tanuwibowo.
“Saya tidak menyangka perkembangan Pexi Bali yang begitu pesat, bahkan lebih berkembang dari Pexi Pusat,” kata Teddy.
Pihaknya pun berharap, Pexi Bali menjadi contoh bagi daerah-daerah yang lain. Saat ditanya terkait apresiasi khusus terhadap keberhasilan Pexi Bali? Teddy mengaku akan membantu terus perkembangan Pexi Bali.
“Jadi kita masih nego. Apa yang perlu, apa yang bisa kita bantu, pasti akan kita dukung terus,” ujarnya.
Sebelumnya, Wasekum Koni Bali mengatakan bahwa Pexi ini merupakan salah satu cabor yang memiliki progres yang sangat baik dibandingkan dengan cabor-cabor yang lain.
“Jadi selama empat tahun, Pexi ini telah berhasil membentuk pengkab di sembilan kabupaten/kota, bahkan dalam jangka waktu empat tahun sudah bisa ikut Porprov tahun 2019 ini,” kata Oka Dharmawan.
Dalam arahannya, Oka Dharmawan juga sangat mengapresiasi perkembangan luar biasa dari cabor xiangqi atau catur gajah ini. Pihaknya berharap, cabor ini bisa berkontribusi dan mengharumkan nama Bali, baik dikancah nasional maupun internasional.
“Saya harap Pexi tidak ada impor atlet untuk meraih prestasi. Karena yang terpenting itu adalah suportifitas. Kalah menang dalam sebuah kompetisi adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah sehat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua terpilih Awaludin Ahai menyampaikan terima kasih atas kepercayaan teman-teman pengcab/pengkot yang diberikan kepada dirinya untuk menjadi ketua umum kembali. (kb)

















