Gubernur Bali Ungkap Penyebab Antrean di SPBU

DENPASAR, Kilasbali.com — Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) di Bali saat ini aman dan tersedia cukup di depo. Kendala yang terjadi di lapangan murni disebabkan oleh hambatan pada proses pendistribusian.
Menurut Koster, pengiriman BBM ke SPBU sebenarnya sudah berjalan, namun lonjakan warga yang datang melampaui kondisi normal sehingga terjadi ketidakseimbangan.
“Jadi kecepatan aliran BBM ke SPBU tidak seimbang dengan kebutuhan warga yang datang ke SPBU,” ujar Koster saat meninjau Depo Pertamina di Pesanggaran, Denpasar, Selasa (13/10).
Koster menyebutkan bahwa jumlah warga yang mendatangi SPBU melonjak drastis hingga dua, tiga kali lipat atau bahkan lebih dari situasi normal, sehingga memicu celah (gap) pasokan. Kondisi ini diduga terjadi karena masyarakat dilanda kepanikan (panic buying) akibat kekhawatiran stok minyak yang dikira habis.
Pihaknya lantas mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. “Ya, sabar saja, kan minyak ini tersedia di depo, cukup, melebihi dari kebutuhannya,” tegasnya.
Saat disinggung mengenai perkiraan waktu pemulihan, Koster memprediksi situasi distribusi dan pelayanan di SPBU akan kembali normal pada esok hari. (jus/kb)

















