
PECATU, Kilasbali.com – Memasuki penyelenggaraan yang ke-23, sebanyak 24 tube rider terbaik dunia siap bersaing di ajang selancar paling bergengsi di Indonesia yaitu Rip Curl Cup Padang Padang 2026, yang resmi diumumkan dan dibuka oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Sabtu (1/8/2026) sore di Pantai Padang Padang atau Pantai Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Diawali dengan perkenalan atlet undangan, konferensi pers, pertunjukan Tari Kecak Bali, penampilan musik oleh Floodlights. Periode menunggu main event mulai 1–31 Agustus 2026 dan Official Party, Sabtu, 29 Agustus 2026, mendatang di Ulu Cliffhouse.
Digelar di ombak legendaris Pantai Padang Padang, Bali, kompetisi yang hanya dapat diikuti melalui undangan ini mempertemukan surfer kelas dunia dengan talenta terbaik Indonesia dalam pertarungan satu hari di salah satu ombak paling sempurna di dunia.
Daftar undangan tahun ini menghadirkan kombinasi menarik antara para juara terdahulu, wajah-wajah baru, dan legenda lokal. Pada kategori pria internasional akan tampil Taj Burrow (Australia), Craig Anderson (Australia), Mason Ho (Hawaii), Tosh Tudor (Amerika Serikat), Hughie Vaughan (Australia), James Kusitino (Fiji), Lukas Skinner (Inggris Raya), dan Ocean Lancaster (Australia).
Sementara Indonesia akan diwakili oleh juara bertahan Westen Hirst, Ketut Agus, I Made Pajar Ariyana, dan Tommy Sobry. Empat slot terakhir masih akan diperebutkan melalui Men’s Padang Padang Trials yang akan segera digelar.
Kategori wanita juga menghadirkan perpaduan surfer internasional dan talenta terbaik Indonesia. Ruby Berry dan Lucy Darragh dari Australia akan bergabung bersama Eweleiula Wong (Hawaii) dan Sky Brown (Inggris Raya). Sementara Indonesia akan diperkuat oleh juara bertahan Jasmine Studer, Kya Heuer asal Mentawai, serta dua pemenang Women’s Trials, Taina Izquierdo dan Paris Nalendra.
Bupati Adi Arnawa mengapresiasi gelaran event tersebut yang berperan penting turut memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism dunia, yang sangat efektif bagi Kabupaten Badung dan Bali secara umum. Serta mengajak semua pihak untuk menjaga kebersihan kawasan pantai, terutama dari sampah plastik.
General Manager Rip Curl James Hendy juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Badung, tokoh masyarakat, serta Padang Padang Boardriders terhadap penyelenggaraan event tahunan ini, serta memberikan kesempatan kepada peselancar Indonesia tampil di panggung dunia dan menunjukkan kemampuannya kepada komunitas selancar internasional.
Sementara, Contest Director sekaligus Marketing Manager Rip Curl Indonesia Harry Mann menjelasksn, line-up tahun ini menjadi salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir. Prediksi ombak juga terlihat sangat menjanjikan, dan semuanya seolah tidak sabar melihat Padang Padang kembali menghadirkan panggung terbaik bagi para surfer untuk menampilkan kemampuannya.
“Rip Curl Cup benar-benar berbeda dari kompetisi selancar lainnya dan ini adalah hari paling seru dalam kalender surfing. Selama periode menunggu, Semenanjung Bukit berubah menjadi perayaan surfing selama sebulan penuh yang dipenuhi musik, seni, dan budaya,” kata Harry Mann, seraya menuturkan, atmosfernya tidak ada duanya, dan itulah yang membuat event ini begitu spesial sekaligus menjadi salah satu undangan yang paling diincar di dunia surfing. (Kb/djo)

















