WHDI Badung Lanjutkan Tali Kasih kepada Sulinggih Jelang Nyepi

MANGUPURA, Kilasbali.com – Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung kembali melanjutkan program Tali Kasih kepada para sulinggih menjelang Nyepi Tahun Saka 1948.
Kelanjutan kegiatan itu berlangsung pada Minggu (15/3). Dalam kegiatan ini, WHDI Badung memberikan punia maupun bingkisan sarana upacara dan sanganan.
Tali Kasih yang diselenggarakan WHDI Badung ini merupakan wujud bakti dan penghormatan kepada para sulinggih.
Sebelumnya, kegiatan ini sudah berlangsung di Kecamatan Abiansemal. Hari ini, kegiatan itu berlanjut di tiga griya yang ada di Kecamatan Mengwi.
Kegiatan itu dipimpin langsung Ketua WHDI Badung, Yunita Alit Sucipta didampingi pengurus WHDI Badung dan Kabid Pengembangan Adat Dinas Kebudayaan IB Munika.
Tiga Sulinggih yang dikunjungi di kesempatan itu antara lain Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasara dan Ida Pedanda Istri Praba Langu Griya Batan Pakel Kapal, Griya Asitha Sari, Banjar Lebah Pangkung, Mengwi, dan Griya Magelung Banjar Bedil, Baha.
Yunita Alit Sucipta menyebut, kegiatan ini merupakan salah satu program tahunan dari WHDI bersama Dinas Kebudayaan Badung.
Tali Kasih penyerahan punia kepada sulinggih ini sebagai bentuk perhatian dan wujud bakti WHDI kepada sulinggih di Badung atas tuntunannya kepada seluruh umat Hindu di Badung.
“Program ini sebagai cihna subhakti WHDI Badung terhadap para sulinggih. Semoga medasar manah suci nirmala, kita semua diberikan kerahayuan dan jagat badung tata tentram kerta raharja, gemah ripah loh jinawi,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih, berkat bimbingan, tuntunan para sulinggih, umat Hindu di Badung dapat melaksanakan yadnya sesuai dengan adat istiadat dan dresta masing-masing.
Karena itu, ia berharap para sulinggih yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga bisa terus memberikan tuntunan spiritual kepada umat di Badung. (c/kb)

















