Giri Prasta Tanam Bibit Mangrove

DENPASAR, Kilasbali.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, merasa bangga atas kegiatan dan keikutsertaan anggota SMSI dalam menjaga keberlangsungan hutan mangrove di Bali.
Hal ini terungkap saat Giri Prasta turut melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di atas lahan 50 hektare di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (9/3).
Giri Prasta mengatakan, mangrove sangat dibutuhkan oleh alam untuk menahan gelombang, memberikan penghidupan bagi biota laut untuk berkembang biak, serta menghasilkan oksigen.
Pada kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan bahwa ia percaya keberadaan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mampu mengawal penyebaran informasi secara transparan, cepat, dan tepat.
“Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sangat dibutuhkan masyarakat saat ini karena sebagai media daring yang bergerak cepat dalam menyajikan informasi, juga berperan sebagai media edukasi. Dengan adanya media daring ini, proses edukasi atau pembelajaran dapat dilakukan dari berbagai informasi yang disajikan dengan cepat,” katanya.
Selain itu, Wakil Gubernur Giri Prasta juga menitipkan pesan agar dilakukan perbaikan sarana dan prasarana untuk kepentingan edukasi para siswa agar lebih mengenal jenis, fungsi, dan keberadaan hutan mangrove. Dengan demikian, keberadaan hutan mangrove dapat memberikan pengetahuan bagi banyak pihak dengan tetap mengutamakan keselamatan (safety).
Masyarakat juga dapat mengetahui manfaat hutan mangrove, menumbuhkan rasa memiliki, sehingga pengawasan dapat dilakukan bersama-sama, menjaga biota laut, serta menjadikan kawasan mangrove sebagai wisata edukasi. Bahkan, mangrove juga berpotensi menjadi bagian dari ketahanan pangan karena buahnya dapat diolah menjadi tepung.
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Imanuel Dewata Oja, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2026 melalui kegiatan “Wartawan Peduli Mangrove”.
Aksi sosial Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali dengan menanam 1.000 mangrove/bakau merupakan bukti nyata kepedulian para jurnalis dalam menjaga keberlangsungan lingkungan. Hal ini juga menunjukkan hubungan yang baik antara manusia dengan lingkungan, manusia dengan Tuhan, serta manusia dengan sesama. (m/kb)

















