Personel TNI AD Gelar Puja Santi Persembahyangan di Pura Wira Satya Bhuana Kompleks Paspampres

JAKARTA, Kilasbali.com – Sejumlah personel TNI AD se-Garnisun Jakarta, yang beragama Hindu melaksanakan Puja Santi Persembahyangan di Pura Wira Satya Bhuana Kompleks Paspampres, Jumat (10/12/202)), dipimpin Kepala Sub Dinas Pembinaan Rohani Hindu dan Buddha Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Disbintal) Kolonel Inf Ida Idewa Agung Hadisaputra, SH.
Kegiatan persembahyangan yang diikuti oleh sejumlah personel TNI AD yang beragama Hindu, yang berdinas di Balakpus TNI AD dari beberapa satuan yang ada di wilayah Jakarta ini digelar dalam rangka menyongsong peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2021.
Dalam sambutannya, Kolonel Ida Idewa Agung Hadisaputra, mengajak para personel TNI AD yang beragama Hindu agar selalu bersyukur dengan usia TNI AD yang mencapai 76 tahun saat ini. Serta senantiasa memanjatkan doa bagi para pendahulu dan pemimpin TNI AD yang berkontribusi dan memberikan teladan bagi kesinambungan institusi TNI AD untuk terus melaksanakan dharma bakti pengabdian terbaik demi tetap tegaknya keutuhan dan keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mari kita bersyukur dalam usia TNI AD yang ke-76 tahun ini, serta doakan para pendahulu dan pemimpin kita yang telah meletakan pondasi terbaik bagi satuan ini, sehingga dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik bagi NKRI,” ujar Perwira Menengah (Pamen) asal Kabupaten Bangli, Bali, tersebut.
Saat ini, TNI AD dibawah kepemimpinan Jenderal TNI Dudung Abdurachman, SE, MM, mengajak semua prajurit TNI AD wajib melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing, sehingga dalam melaksanakan tugas dapat berjalan dengan baik.
“Kita semua harus mendukung demi kemajuan institusi ini untuk tumbuh menjadi semakin baik dan maju. Peran umat Hindu personel TNI AD sangat diharapkan serta mampu memberikan kontribusi yang positif sesuai bidang tugas masing-masing,” katanya.
Pada acara persembahyangan tersebut, umat sedharma mendapatkan siraman rohani pesan dharma yang disampaikan oleh Letkol Inf I Nyoman Dharma, SAg, MSi, dari Sub Dinas Pembinaan Rohani Hindu dan Buddha Disbintalad, dengan mengusung tema “Tri Hita Karana Membawa Kebahagiaan”, yang mengelaborasi keterkaitan ketiga hubungan harmonis antara manusia dengan sang pencipta Ida Sang Hyang Widi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa (parahyangan), manusia dengan manusia (pawongan), serta manusia dengan alam lingkungan (palemahan).
“Untuk sinergi dan harmonisasi, maka dalam pelaksanaan atau implementasinya dapat dilakukan dengan jalan catur marga yaitu, melalui bakti marga, karma marga, jnana marga, dan yoga marga, yang semuanya bisa dilakukan sesuai kemampuan yang kita miliki,” jelasnya.
Dia menuturkan, semua sesungguhnya sederhana dan yang terpenting sebagai umat Hindu mau dan mampu melakukan dengan tetap berpedoman pada tuntunan suci ajaran agama yang dianut.
Acara persembahyangan bersama tersebut diakhiri dengan pelaksanaan ramah tamah di Bale Pesanekan atau wantilan pura setempat. (djo/kb)

















