Transaksi Non Tunai Untuk Hindari Covid-19

MANGUPURA, Kilasbali.com – Dalam upaya menjaga kebersihan tangan yang merupakan sumber penyebaran bakteri, kuman bahkan virus Covid-19, Pemerintah Provinsi Bali bekerjasama dengan Bank Indonesia dan Bank BUMN lainnya untuk terus mensosialisasikan penggunaan aplikasi QRIS sebagai alat pembayaran non tunai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali Cok Ace seusai meluncurkan digitalisasi pembayaran bea cukai berbasis QRIS, di Bandara Internasional I Gusti Ngurai Rai, Selasa (26/10/2021).
Dikatakan, aplikasi QRIS ini tentu memberikan kemudahan yang sangat luar biasa kepada semua orang khususnya untuk melakukan pembayaran. Peralihan ke sistem digitalisasi ini merupakan keharusan yang secara perlahan akan dimiliki oleh semua masyarakat.
“Karena selain mempermudah, pembayaran menggunakan QRIS juga menjamin keamanan uang kartal yang kita miliki,” ungkapnya.
Ditambahkannya bahwa pembayaran nontunai merupakan salah satu cara pembayaran yang mau tidak mau kita akan mengarah ke sana, dan kebetulan pandemi Covid-19 mengharuskan kita semua untuk memulai lebih awal.
Dia menambahkan, gerakan nasional non tunai dengan digitalisasi pembayaran selain mempercepat sistem pembayaran juga mampu mewujudkan pengelolaan akuntabilitas yang baik.
Lanjutnya, gerakan ini sangat diperlukan penerapan sistem pembayaran non tunai ini dilakukan oleh semua pihak, termasuk pedagang yang ada di tengah pasar.
“Nantinya secara pribadi kita akan tetap aman dari sentuhan benda dan juga orang lain,” imbuh Wagub Cok Ace. (jus/kb)

















