Kader Golkar Hijrah ke Gerindra, Ini Kata Kusnandar

DENPASAR, Kilasbali.com – Sejumlah kader Golkar Bali hijrah ke DPD Partai Gerindra Provinsi Bali untuk melakukan pengabdian politik.
Bahkan menduduki posisi strategis dan penting di Partai Gerindra Bali yang dikomandoi oleh Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai Gerindra.
Hal itu diketahui setelah Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyerahkan Pengukuhan Surat Keputusan (SK) DPP Partai Gerindra tentang Personalia Pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Bali dan DPC Partai Gerindra Kota Denpasar, di Sector Bar Sanur, Denpasar, Rabu (25/8/2021).
Dengan Partai Gerindra menetapkan Made Muliawan Arya sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Bali yang sebelumnya menjabat Ketua DPC Gerindra Denpasar.
Sedangkan Sekretaris diduduki oleh I Wayan Muntra yang menjabat sebagai Pengurus Golkar Badung. Bahkan DPP Partai Golkar tidak memberikan rekomendasi kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Gusti Ngurah Agung Diatmika- I Wayan Muntra di Pilkada Badung 2020.
Saat ini, Sekretaris DPD Partai Gerindra Bali, menyatakan diri siap untuk maju di Badung 1 dan ke DPR RI pada tahun 2024.
Kader asal Sawangan, Nusa Dua ini mengatakan, setelah bergabung dengan partai Gerindra pihaknya siap untuk bergerak, di mana target politik untuk tahun 2024 nanti adalah maju pada Pilkada Badung.
Selain target untuk menuju Badung 1, kalau diberi mandat pihaknya juga siap untuk maju ke DPR RI. Menurutnya saat ini setelah bergabung di Partai Gerindra pihaknya siap untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.
Kusnandar yang pernah sebagai Koordinator Pendaftaran Parpol DPD Golkar Bali yang juga Sekretaris Bidang Organisasi DPD Golkar Bali pun ikut berlabuh ke Gerindra Bali.
Bahkan dipercaya sebagai Wakil Sekretaris DPD Gerindra Bali, dimana Pengukuhan Surat Keputusan (SK) DPP Partai Gerinda tentang Personalia Pengurus DPD Partai Gerinda Provinsi Bali yang diserahkan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Ia memilih Gerindra Bali, karena merasa ada potensi dan peluang politik di sana.
“Kita sudah saatnya berhenti berwacana dan berkarya serta sudah saatnya bergerak melakukan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Kusnandar memilih Gerindra karena merasa ada kesamaan visi dengan Muntra dalam pengabdian masyarakat. (m/kb)

















