
TABANAN, Kilasbali.com – Suasana di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, mendadak riuh dan penuh sorak-sorai pada Minggu (12/7) pagi.
Ratusan warga yang sedang beraktivitas olahraga tampak antusias menyaksikan laga Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss melalui videotron yang tersedia di lapangan itu.
Kegiatan nonton bareng (nobar) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan ini semula ditujukan bagi jajaran Forkopimda.
Namun, keseruan pertandingan membuat pengunjung yang tadinya berniat sekadar jogging atau jalan-jalan pagi spontan ikut bergabung menyaksikan jalannya laga.
Apalagi jalannya pertandingan antara Argentina melawan Swiss berlangsung ketat hingga dua kali perpanjangan waktu.
Keramaian kian memuncak saat Argentina berhasil menuntaskan pertandingan dengan skor telak 3-0 pada menit-menit akhir pertandingan.
Sejumlah warga yang awalnya tidak mengetahui adanya agenda tersebut bahkan rela bergegas menuju lapangan setelah mendengar kabar adanya siaran langsung di area publik tersebut.
Salah satu penonton yang hadir dengan penuh semangat adalah Wayan Darmadi (61) yang datang dengan mengenakan kostum kesebelasan timnas Argentina.
Warga asal Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken ini langsung bergegas dari rumahnya yang tidak jauh dari lokasi setelah mendapatkan informasi ada nobar di lapangan itu.
Darmadi mengaku sangat puas dengan hasil pertandingan tersebut meski prediksi awalnya sedikit tidak tepat.
“Saya tadinya prediksi 2 : 0 untuk Argentina. Ternyata meleset,” ujar Darmadi yang juga pensiunan polisi di Polres Tabanan itu.
Meski sebelumnya berharap sang bintang Lionel Messi yang mencetak gol ke gawang lawan, ia tetap mensyukuri keunggulan mutlak tim Tango.
“Bersyukur. Tetap menang. Meskipun bukan Messi yang jadi algojonya,” ujar Darmadi yang duduk persis di depan videotron.
Bagi Darmadi, atmosfer menonton di tempat terbuka bersama warga lainnya memberikan sensasi yang jauh berbeda dibandingkan menonton sendirian.
“Biasanya nonton sendiri di rumah. Tapi karena dikasih tahu ada nobar di sini, habis ngopi langsung ke sini,” terangnya.
Ia pun menambahkan bahwa euforia teriakan bersama di Lapangan Alit Saputra membuat jalannya pertandingan terasa jauh lebih seru.
“Kalau di rumah, teriak-teriaknya nggak seru. Tapi kalau nobar sangat seru,” ujar Darmadi dengan wajah sumringah. (c/kb)

















