
DENPASAR, Kilasbali.com – Lolot Band bakal menggelar konser bertajuk Balirockshow pada Sabtu, 4 April 2026, di Gedung I Ketut Maria, Tabanan.
Dalam konser sekaligus peluncuran album ke-11 ‘Tajir Melintir’, Lolot Band menyiapkan doorprize berupa tiga gitar. Yakni dua gitar elektrik dan satu gitar akustik.
Hal itu terungkap saat Lolot Band digawangi empat sekawan, I Made Bawa, Mr Botax, Donnie Lesmana, dan Hendra Dwiartha memperkenalkan album ke-11 bertajuk ‘Tajir Melintir’, di Mayhem Apparel di Jalan Tukad Barito, Denpasar, Rabu (1/ 4).
Enam lagu disajikan dalam album kali ini. Yakni Meserah Pasrah, Silih-silih Kambing, Jujur, Dewi Supraba, Tajir Melintir, dan Cerita Kita.
Album inipun bakal menjadi pengobat rindu bagi para pecinta musik rock Bali. Karena, setelah empat tahun berlalu sejak 2022 lalu, Lolot baru di tahun 2026 ini mengeluarkan album kembali.
Basis, Lanang alias Mr. Botax menyampaikan, album ini digarap sejak dua bulan lalu. “Kami kebut album ke-11 ini,” katanya.
Menurutnya, sejak empat tahun lalu Lolot belum mengeluarkan album. “Kenapa enam lagu dalam album ini, karena kami sengaja memilih enam lagu agar penggemar tidak bosan. Sedikit lagunya, tapi maksimal,” katanya.
Vokalis Made Bawa menuturkan, album ini memenuhi permintaan Balirockers, agar Lolot bisa tetap eksis di belantika musik rock Bali. “Temanya masih seputaran sosial hingga cinta. Cinta sebatas motivasi agar kita tidak kecewa saat PDKT lah,” ujarnya.
Made Bawa menuturkan, jika cinta ditolak jangan berkecil hati, namun harus bangkit, sehingga suatu saat yang menolak cinta bakal menyesal nantinya.
“Sampul album sosok Dewi Supraba, yang merupakan ceritakan pewayangan. Ini menggambarkan sosok keindahan sesuai zamannya, kalau dahulu sosok dewi muncul di telaga atau air terjun, tapi sekarang sesuai zaman bisa,” imbuhnya.
Pihaknya juga menuturkan terkait lagu Silih-silih Kambing. Fenomena saat ini yakni terkait meminjam uang, namun susah saat ditagih. Terkait Tajir Melintir, Lolot mengingatkan agar jangan melihat seseorang dari penampilan luarnya saja. Selain itu, jangan menyerah saat di titik terendah.
Gitaris, Donnie juga mengungkap rahasia kecil Lolot Band tetap solid sejak 24 tahun lalu. “Kemistri kami saling menerima baik kelebihan dan kelemahan masing-masing sejak tahun 2002,” tuturnya.
Pihaknya juga menyinggung terkait perkembangan AI. “Plus minus pasti ada. Tapi semangat kita jangan sampai menyerah,” ajaknya.
Drummer Hendra mengaku senang bisa bergabung dengan Lolot. Karena dirinya sendiri merupakan salah satu penggemar dari grup band rock Bali ini. “Khusus di Lolot ini, mereka jauh dari umur saya namun kayak teman sebaya,” imbuhnya. (jus/kb)

















