Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri-Program Pendidikan Gratis

MANGUPURA, Kilasbali.com – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, pada Selasa (17/2).
Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.
Di kesempatan itu, Adi Arnawa secara simbolis menyerahkan bantuan hibah fisik anggaran perubahan 2025 senilai lebih dari Rp3 miliar untuk pembangunan pura, serta bantuan dana pribadi sebesar Rp25 juta.
Dalam sambutannya, Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong warga Banjar Adat Panglan Baleran dalam melaksanakan yadnya.
“Semangat ngayah ini adalah cerminan nilai luhur yang harus diwariskan. Pemerintah hadir untuk ikut ngrastiti bakti sekaligus menjadi saksi (upasaksi) upacara ini. Semoga Ida Bhatara yang berstana di sini senantiasa memberikan tuntunan agar upacara berjalan Labda Karya Sida Sidaning Don,” ujar Bupati.
Selain urusan spiritual, Adi Arnawa juga menyelipkan pesan krusial mengenai lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk berhenti membuang sampah ke sungai dan mulai menerapkan sistem Teba Modern.
“Saya harap masyarakat membuat tebe modern di rumah masing-masing agar sampah organik seperti sisa canang dan dedaunan tidak lagi dibawa ke TPS3R atau TPA. Ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan kita,” tegasnya.
Terkait kesejahteraan, Bupati memaparkan program unggulan pasangan Adi-Cipta yang akan diselenggarakan sepanjang 2026, khususnya di bidang pendidikan.
Program itu antara lain Pendidikan Gratis selain jenjang SD dan SMP, yakni jenjang SMA/SMK (negeri atau swasta) di wilayah Badung digratiskan.
Pemerintah juga menyiapkan kuota beasiswa kuliah bagi 400 orang dengan kriteria khusus, yakni anak petani atau orang tua berpenghasilan di bawah Rp 5 juta, serta anak yang bernama Nyoman dan Ketut. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah untuk empat tahun dan biaya wisuda.
Sementara itu, Manggala Karya I Gede Agus Feri Mahardika menyampaikan terima kasih atas dukungan hibah yang telah digunakan untuk renovasi Pura Dalem Jambe.
Ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi Balai Banjar Panglan Baleran yang saat ini sudah mulai miring dan memprihatinkan, serta memohon dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah. (c/kb)

















