Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali 5,6 Juta Orang

DENPASAR, Kilasbali.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya mengungkapkan bahwa hingga September 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali telah mencapai 5,6 juta orang.
Hal tersebut disampaikan Sumarajaya saat rapat di Gedung Kertha Sabha Denpasar, Kamis (9/10). “Australia, Tiongkok, India, dan Inggris sebagai empat besar asal wisatawan,” sebutnya.
Sumarjaya juga mengungkapkan bahwa penanganan terhadap WNA di Bali dilakukan secara seimbang — antara perlindungan dan penegakan hukum. “WNA yang baik kita lindungi, yang melanggar kita tindak,” dakunya.
Sepanjang 2025 sudah ada 1.185 tindakan keimigrasian dan 406 deportasi. Selain itu, tercatat 144 kasus di mana WNA menjadi korban. “Sebagian besar terkait kecelakaan dan tindak kekerasan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, perlindungan terhadap wisatawan di Bali masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya staf keamanan di usaha pariwisata, belum optimalnya fasilitas kesehatan darurat, dan kurangnya kerja sama dengan penyedia asuransi.
Karena itu, ke depan pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan, layanan asuransi, serta penambahan posko perlindungan di setiap Daya Tarik Wisata (DTW).
“Ke depan, semua DTW juga akan dilengkapi dengan sistem informasi cuaca real-time bekerja sama dengan BMKG di 81 titik wisata,” pungkasnya. (Jus/kb)

















