Songsong Dyouthfest 2021, Jaya Negara : Kreatifitas Harus Terus Menyala

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemulihan ekonomi yang terlanjur lunglai akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan memerlukan energi besar dan langkah cerdas, efektif, serta efisien dalam pemulihannya.
Namun bagi masyarakat kreatif terutama generasi muda, apa pun yang terjadi pilihannya hanya satu yakni terus bergerak maju, berkreasi, dan berinovasi menyiasati situasi dan kondisi.
Hal tersebut diungkapkan Walikota Denpasar IGN Jaya Negara saat jumpa pers Denpasar Youthfest (dyouthfest 2021), di Gedung Dharma Negara Alaya Lumintang, Senin (11/10/2021).
Jaya Negara mengatakan sesuai visi “Denpasar Kota Kreatif Berwawasan Budaya Menuju Denpasar Maju” dyouthfest 2021 memberikan ruang kreatifitas bagi generasi muda untuk menciptakan aksi, memberikan reaksi, dan menghasilkan kreasi dalam mengembangkan potensinya.
Event dyouthfest 2021 mengambil spirit I Tengkek Ngindang yang memiliki makna burung Raja Udang Biru sebagai maskot kebanggaan Kota Denpasar memberi simbol kekuatan, ketangkasan, lincah, dan mampu membawa spirit anak muda di Kota Denpasar mengejar prestasi.
“Gedung DNA harus diisi dengan aktifitas kreatif meskipun di tengah pandemi. Diharapkan dengan festifal ini, anak muda tetap berkreasi menjadi generasi yang unggul. Kami juga berkomitmen protokol kesehatan menjadi prioritas,” ucapnya.
Jaya Negara menambahkan dyouthfest 2021 melibatkan 1.000 merchant UMKM di Kota Denpasar berkolaborasi dengan swasta, komunitas, akademisi, dan bkraf Denpasar.
“Kita menyiapkan prorokol kesehatan yang ketat. Peserta mulai usia 15 sampai 35 tahun dari pelajar, mahasiswa, sanggar, dan STT,” imbuhnya.
Sementara Kabid Pengembangan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Denpasar I Wayan Hendaryana mengatakan dyouthfest 2021 akan hadir secara hybrid dimulai dari 16 Oktober- 7 November 2021, dengan sajian kompetisi, exebition dari festifal yang ada antara lain, lomba tari tradisional, lomba busana adat, lomba lagu pop, lomba aransemen lagu, lomba suling virtual, lomba bleganjur virtual, Alaya choreography dance competition, lomba kostum karnaval, lomba design ilustration, lomba video creatie media tik tok, lomba cover jingle, DNA live, pameran seni badan birokrasi, Denpasar barber viesta, Dyouth skateboard competition, signature barista competition, Dyouth mini 4WD open race, student band battle,dan Dyouth pothography contest.
“Pengunjung dibatasi dengan screening online. Sehari sebelum menonton lomba, sudah ditentukan kuota penonton dan memakai aplikasi Pedulilindungi mengingat Kota Denpasar masih menerapkan PPKM level 3,” tegasnya.
Turut hadir mendampingi Walikota Denpasar yakni Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda IB Alit Wiradana, Kadis Pariwisata Dezire Mulyani, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai.(sgt/kb)

















