Bali Ikon Pariwisata Nasional, Pembangunan DSDP Jadi Prioritas

DENPASAR, Kilasbali.com – Pulau Bali yang menjadi ikon pariwisata nasional dan sebagai daerah tujuan utama wisata berskala internasional memiliki beban pencemaran sungai, pantai dan air tanah yang berat berkaitan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri pariwisata.
Hal ini menyebabkan turunnya kualitas sanitasi lingkungan di pulau Bali. Oleh sebab itu Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) berharap pengolahan air limbah dapat dimulai dari lingkungan rumah tangga.
“Oleh sebab itu, dalam penanganan air limbah sebagai salah satu penyebab pencemaran lingkungan, pembangunan DSDP (Denpasar Sewerage Development Project) menjadi salah satu prioritas utama,” kata Cok Ace di Denpasar, Kamis (23/9/2021).
Menurutnya, kronologi proyek dimulai dari penataan jadwal pelaksanaan, lingkup pekerjaan, system penyaluran air limbah, sambungan rumah, pumping station, instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), BLU PAL (Badan Layanan Umum Pengelola Air Limbah), serta Pelaksanaan/ Konstruksi Pemasangan pipa dari DSDP.
“Terlebih akan dilaksanakannya pengolahan air limbah yang nantinya akan melibatkan desa adat,” ujarnya.
Dikatakan, instalasi pengolahan air limbah akan memberikan dampak kepada warga desa adat untuk bersama membangun dan mengembangkan wilayahnya menuju lingkungan yang bersih dan bermanfaat. Selain pengolahan air limbah, di setiap desa adat juga akan di bangun tenten mart desa adat yang dibentuk menuju warung digitalisasi.
“Harapkan saya pengolahan air limbah akan mengarah kepada pergerakan ekonomi ditingkat desa, dimana semua akan bergerak semacam negara kecil yang mengelola keuangan digital yang memiliki mata rantai yang panjang dan perlu pemikiran serta dukungan yang sangat serius, karena yang terlibat didalamnya adalah masyarakat desa, dan sebagai pendukung permodalan sudah ada lembaga keuangan,” kata Cok Ace. (jus/kb)

















