
GIANYAR, Kilasbali.com – Berulangkali tokonya diobok-obok pencuri, Nyoman Agus Ardiana warga Desa Singapadu, Sukawati akhirnya merasa lega. Menyusul pengungkapan pelaku yang kini sudah ditangkap jajaran Polsek Sukawati. Menariknya, pelakunya, Zainuddin alias Udin yang sudah teridentifikasi melalui rekaman CCTV, langsung ditangkap beberapa jam setelah dilaporkan.
Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu A.A Gde Alit Sudarma membenarkan adanya penangkapan pelaku pencurian oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Sukawati. Kini pelaku dengan puluhan barang bukti diamankan di Polsek Sukawati. “Pelaku ditangkap pada Selasa sore sekitar pukul 17,30 di kosan tempat tinggalnya, ” ucap perwira energik ini, Kamis (27/8/2020).
Disebutkan, pengungkapan ini berawal dari laporan korban pada Selasa pagi sekitar pukul 10.00 WITA, terkait terjadi pencurian di toko Arjuna Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati. Dikatakan saat melakukan aksinya pelaku 32 tahun itu terekam CCTV. Berbekal rekaman CCTV itu, polisi dengan cepat melakukan penyelidikan di seputaran TKP.
“Kami juga menggali informasi dari keterangan warga sekitar, terkait ciri-ciri pelaku sesuai rekaman CCTV itu. Sampai akhirnya diketahui pelaku merupakan seorang pedagang, yang tinggal di sebuah kosan tidak jauh dari lokasi pencurian,” terangnya.
Lanjut itu, penangkapan langsung dilakukan Selasa sore. Pelaku bertubuh mungil ini pun tidak mampu melawan saat didatangi sejumlah polisi berbadan kekar. “Pelaku tidak melawan saat kami tangkap, ” imbuh Kanit Reskrim ini.
Saat dilakukan penggeledahan di kamar kos itu, pihaknya berhasil menemukan barang bukti curian. Berupa puluhan bungkus rokok berbagai merk, dan barang berharga lainya yang dicuri dari toko Arjuna milik korban. “Pelaku lantas kami giring ke Mapolsek Sukawati, untuk diinterogasi,” tegasnya.
Dibeberkan hasil pemeriksaan, pelaku Udin ternyata sudah empat kali melakukan pencurian di toko tersebut dalam sebulan ini. Bermula dari aksi pencurian pada 18, 20, 22 dan terakhir 25 Agustus kemarin.
Modusnya, pelaku melakukan aksi dengan membobol plafon pada toilet toko tersebut. Setelah berhasil masuk ia lantas menggasak sejumlah barang berharga di toko itu. “Pelaku beraksi saat malam, saat toko itu sudah tutup,” pungkasnya. (ina/kb)

















