Makna Udeng Bali

DENPASAR, Kilasbali.com – Tradisi menggunakan ikat kepala banyak dilakukan oleh berbagai suku di tanah air. Di kalangan masyarakat Sunda, disebut dengan iket atau totopong. Nah di Bali, ada pula ikat kepala yang disebut dengan “Udeng”.
Udeng khas Bali yang mereka kenakan pun memiliki makna yang begitu mendalam, tidak hanya sebagai ikat kepala.
Dalam cara pemakaiannya, udeng khas Bali bisa ditemukan dalam berbagai bentuk. Anda bisa menjumpai udeng yang berwarna putih.
Namun, ada pula udeng yang dijumpai dalam berbagai warna, termasuk di antaranya adalah hitam, ataupun udeng dengan motif batik.
Menariknya, setiap warna pada udeng tersebut ternyata punya makna tersendiri bagi warga Bali.
Pemakaian udeng ini ditujukan untuk warga Bali yang berjenis kelamin laki-laki. Pemakaiannya pun tak hanya ditujukan untuk mereka yang telah berusia dewasa. Anak laki-laki juga kerap terlihat mengenakan ikat kepala khas Bali ini.
Makna Udeng Khas Bali
Lekukan yang ada ada udeng khas Bali juga memiliki makna tersendiri. Bahkan, ikat kepala dari Bali ini merupakan simbol dari ngiket manah atau pemusatan pikiran. Oleh karena itu, cara pembuatannya juga tidak bisa dilakukan sembarangan.
Selanjutnya, ada pula ikatan yang sengaja ditujukan untuk menunjuk ke atas, merupakan representasi dari pemikiran lurus ke atas sebagai bentuk pemujaan Tuhan Yang Maha Esa.
Penulis:
dr. Bagus Darmayasa

















